Kebakaran

Aksi Badut Hibur Anak-anak Korban Kebakaran Lapak Pemulung di Pondok Aren

Anak-anak korban kebakaran lapak pemulung di Jalan H Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, dihibur aksi badut.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Rizki Amana
Badut-badut tergabung dalam komunitas Batara menghibur anak-anak korban kebakaran lapak pemulung di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (26/8/2021). 

TRIBUNTANGERANG.COM, PONDOK AREN - Anak-anak korban kebakaran lapak pemulung di Jalan H Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, berkumpul di pelataran dapur umum posko pengungsian. 

Mereka berkumpulnya di pelataran dapur umum karena sedang menanti kehadiran sejumlah sosok badut pada posko pengungsian tersebut. 

Sebelum kehadiran para badut, anak-anak tersebut terus bermain sembari ditemani orangtuanya. 

Tak jarang,  anak menangis karena terjatuh saat berlarian di pelataran dapur umum posko pengungsian. 

Selang beberapa menunggu, seorang mentor mendatangi pelataran dan meminta anak-anak tersebut duduk rapih di hadapannya. 

Baca juga: Hadiri Talkshow Nasional Virtual Peluncuran TribunTangerang dan TribunBekasi Jumat 27 Agustus

Baca juga: Kabupaten Tangerang Masuk Zona Kuning Covid-19, Bupati: Harus Tetap Terapkan Prokes Ketat

Lantas, mentor tersebut mengajak anak-anak untuk bernyanyi bersama sembari menunggu kesiapan badut-badut beratraksi.

Lalu, atraksi yang ditunggu-tunggu pun muncul. 

Kehadiran badut-badut itu disambut teriakan dan tawa ceria anak-anak.

Anak-anak itu menjadi korban kebakaran lapak pemulung yang terjadi Rabu  (25/8/2021) dini hari. 

Nanang (40), Ketua Komunitas Badut Tangerang Raya (Batara) mengatakan, pihaknya sengaja hadir di lokasi bencana itu untuk menghibur anak-anak yang sedang menderita.

"Aktivitas dalam bencana ini selalu kita sebut trauma healing ya, untuk mengatasi segala trauma setelah kejadian agar melupakan sejenak apa yang telah terjadi," kata Nanang di lokasi bencana, Pondok Aren, Kota Tangsel, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Ferry Irawan Talak Tiga Anggia Novita Ditolak Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan

Baca juga: Olla Ramlan Hapus Nama Aufar Hutapea di Instagram, Ini Kondisi Rumah Tangganya

Nanang menambahkan, dia kerap menggelar kegiatan tersebut di sejumlah lokasi bencana alam dan non alam. 

Langkah itu dilakukan agar anak yang menjadi korban bencana setidaknya dapat terhibur setelah melihat atraksi dari sekumpulan badut tersebut. 

"Kita atraksi, akrobat, untuk menambah imun agar ceria juga kita buat lomba. Ada bencana khususnya di daerah Tangerang kita akan datang kalau ada bencana."

"Memang visi misi Batara itu untuk bersosial di lokasi banjir, gempa bumi, kebakaran kita akan datang," kata Nanang.

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved