Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Jika Terjadi KIPI, Ini Cara Menangani Efek Samping Dosis Vaksin Covid-19 Jenis Pfizer

Novi Handoko mengatakan jika terjadi kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI maka ada cara penangangannya.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Seorang warga jalani penyuntikan vaksin dosis pertama jenis Pfizer pada program vaksinasi RS St. Carolus Summarecon Serpong 

TRIBUNTANGERANG.COM, PAGEDANGAN - Rumah Sakit (RS) Saint Carolus Summarecon Serpong menggelar program vaksinasi covid-19 dengan jenis dosis Pfizer

Ketua Tim Vaksinasi di RS St. Carolus Summarecon Serpong, Novi Handoko mengatakan jika terjadi kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI maka ada cara penangangannya.

"Kemudian dengan sasaran khusus terutama kepada masyarakat yang rentan pra lansia, lansia. Kemudian untuk ibu hamil, ibu menyusui kebetulan Pfizer ini aman untuk semuanya," kata Novi saat ditemui di lokasi, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Dalam Waktu 2 Jam, ABG di Sumsel Ini Nikahi 2 Siswi SMA di Desanya yang Sama

Baca juga: CATAT! Teken Aturan Baru PNS, Jokowi Wajibkan Laporkan Harta Kekayaan, Bolos 10 Hari Dipecat 

Baca juga: Daftar 17 Menteri Jokowi yang Hartanya Bertambah di Masa Pandemi, Menteri KKP Rp481 M, Luhut Rp60 M

Novi menuturkan jenis dosis Pfizer ini dapat menimbulkan efek samping bagi para pesertanya.

Menurutnya efek samping itu hanya berlangsung selama beberapa hari dengan gejala demam yang dirasakan para penerima vaksin. 

"Efek samping yang cukup sering terjadi juga demam, sakit kepala. Tapi dari semua yang divaksin belum tentu semua seperti itu, karena vaksin itu beda-beda efeknya setiap orang juga," jelasnya. 

Selain itu, jika didapati gejala demam lebih dari tiga hari, pihaknya menganjurkan pasien untuk banyak mengkonsumsi air mineral. 

Langkah tersebut guna menghindari dehidrasi bagi penderita gejela demam tersebut serta 

"Kalau misalnya demam kita upayakan pasien untuk minum air putih yang banyak dalam kecukupan hariannya misalnya 2 liter per hari, saat demam kebutuhan cairannya dinaikkan. Serta konsumsi paracetamol," ungkapnya. 

Baca juga: Mau Pergi ke Luar Negeri? Syaratnya Wajib Vaksin Lengkap, Karantina, dan PCR, Simak Selengkapnya

Baca juga: Temukan Pungli Saat Vaksin Covid-19 di Kota Tangerang? Hubungi ke Nomor Telepon Ini

Baca juga: VIRAL, Kakek di Sumsel Ditemukan Lupa Jalan Pulang, Bawa Emas dan Uang Rp150 Juta, Begini Kondisinya

Namun, kata Novi, para penderita baiknya langsung memeriksa ke fasilitas pelayanan kesehatan jika para penerima dosis vaksin masih mengalami demam salam waktu yang lama. 

"Kalau sampai tiga hari kita tetap sarankan untuk memeriksa ke fasilitas kesehatan terdekat takutnya ada infeksi yang berbarengan sama vaksin. Tapi bukan karena vaksin penyebabnya, tapi karena infeksi penyakit lain. Jadi tetap kita sarankan periksa ke fasilitas kesehatan," pungkasnya. (m23) 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved