Kebakaran

Korban Meninggal Kebakaran Lapas Klas I Tangerang Bertambah 1 Orang, Total Menjadi 49 Orang Tewas

Dokter jaga ruang ICU Bedah RSU Kabupaten Tangerang dr Santika Budi Andyani mengatakan, pasien meninggal dunia tersebut berinisial N.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Dokter jaga ruang ICU Bedah RSU Kabupaten Tangerang dr Santika Budi Andyani mengatakan, pasien meninggal dunia korban kebakaran Lapas Klas I Tangerang bertambah satu orang. Korban berinisial N ini mengalami trauma dan gangguan pernapasan berat karena terlalu banyak menghirup asap saat terjadi kebakaran. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Korban tewas akibat kebakaran di Blik C2 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang  bertambah lagi 1 orang, Kamis (16/9/2021) pagi.

Korban kebakaran Lapas Tangerang itu meninggal di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang.

Total korban kebakaran Lapas Tangerang yang meninggal dunia menjadi 49 orang.

Dokter jaga ruang ICU Bedah RSU Kabupaten Tangerang dr Santika Budi Andyani mengatakan, pasien meninggal dunia tersebut berinisial N.

"Tuan N meninggal dunia tadi pagi, pukul 10.25 WIB," ujar Santika Budi Andyani kepada awak media saat konferensi pers melalui virtual, Kamis(16/9/2021).

Baca juga: 2 Rumah Petakan Kebakaran di Pamulang Kota Tangsel, Terdengar Suara Ledakan

Baca juga: Sepekan, Korban Kebakaran Lapas Tangerang Sudah Teridentifikasi Semua, Kerja Tim DVI Berakhir

Santika menerangkan, kondisi kesehatan warga binaan Lapas Tangerang berinisial N sejak hari pertama menjalani perawatan setelah kebakaran terus mengalami perburukan.

Menurutnya, korban mengalami trauma inhalasi pernafasan karena terlalu banyak menghirup asap tebal saat terjadi kebakaran mengakibatkan N tidak dapat bertahan hidup.

Selain itu, luka bakar yang dialami N sebesar 13,5 persen masih mengalami infeksi berat.

"Memang tuan N ini kondisinya dari awal terus mengalami perburukan itu, tidak ada perubahan yang terlalu signifikan dan belum sadar sampai kondisi terakhirnya," kata Santika.

"Tuan N kondisi lukanya cukup berat dan harus terus mendapat bantuan ventilator sejak awal menjalani perawatan," ujarnya.

Padahal, N telah menjalani tindakan operasi debridement berkali-kali.

Baca juga: Polisi Kembali Periksa 2 Saksi Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Akankah DItetapkan Tersangka?

Baca juga: Sudah 39 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Dua Jasad Lagi Sudah Dikenali

Bahkan, kata Santika, hari ini N dijadwalkan untuk menjalani tindakan operasi selanjutnya.

"Debridemant adalah operasi pembersihan luka, pengangkatan jaringan yang terbakar. Tujuannya, yakni meringankan peradangan yang dialami korban."

"Rencananya malah N akan akan dioperasi (debridement) kembali hari ini, tapi kondisi tuan N memang tidak bertahan," tuturnya.

Warga binaan atau narapidana yang meninggal akibat kebakaran Lapas Tangerang menjadi 49 orang.

Rinciannya, 40 korban tewas saat kejadian kebakaran, satu orang tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sebanya 10 narapidana menjalani perawatan di RSU Kabupaten Tangerang, 8 orang di antaranya setelah menjalani perawatan di rumah sakit meninggal dunia.

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved