Partai Politik

Partai Demokrat Bilang Moeldoko Ngebet Jadi Presiden, Pernah Minta Jabatan Ketua Umum kepada SBY

Pertemuan itu, kata Herzaky, diawali atas ambisi Moeldoko menjadi Presiden.

Editor: Yaspen Martinus
ksp.go.id
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 

TRIBUNTANGERANG, JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko kerap menemui Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat.

Pertemuan itu, kata Herzaky, diawali atas ambisi Moeldoko menjadi Presiden.

"Konstruksi besar dari persoalan yang terjadi di Partai Demokrat ini, dimulai dari ambisi seorang KSP bernama Moeldoko, yang ingin sekali menjadi Presiden."

"Sedangkan ambisi menjadi Presiden ini, pertama kali muncul pada 2014."

"Ada seorang pengusaha nasional yang menghadap Presiden SBY dan meminta restu Pak SBY, agar PD (Partai Demokrat) mengusung Moeldoko sebagai calon presiden," tutur Herzaky saat konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Minggu (3/10/2021).

Padahal, kata Herzaky, Moeldoko saat itu masih menjadi perwira aktif dan baru saja diangkat menjadi Panglima TNI.

Tak cukup di situ, setahun setelahnya, Moeldoko kembali mendatangi SBY.

Kali ini mantan Panglima TNI itu memohon kepada SBY untuk mengangkat Marzuki Alie menjadi Sekjen Partai Demokrat.

Padahal, saat itu SBY menganggap kedatangan Moeldoko ke Cikeas karena ada keperluan penting dan mendesak.

Sebab, saat itu Moeldoko sedang menjabat Panglima TNI, sedangkan SBY sudah menjadi mantan Presiden.

"Ternyata, pesannya tidak sepenting dan semendesak yang diduga."

"Moeldoko hanya mengatakan: “Pak, tolong kalau Bapak terpilih lagi sebagai ketua umum, agar Bapak mengangkat Marzuki Alie sebagai sekjennya, gitu," ungkap Herzaky.

Mendengar hal itu, SBY marah, bukan saja karena Moeldoko Panglima TNI aktif telah melanggar konstitusi dan undang-undang dengan melakukan politik praktis dan intervensi.

Tapi juga, kata Herzaky, mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu marah karena merasa sebagai salah satu penggagas dan pelaksana reformasi TNI.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved