Breaking News:

Cerita Agung Nekat Habisi Nyawa Beni karena Sakit Hati Dicium dan Kemaluan Dipegang Saat di Warkop

Beni melecehkan pelaku dengan memegang kemaluan dan mencumbunya di warung kopi.

Editor: Mohamad Yusuf
National Geographic
(Ilustrasi) ASS alias Agung (30) nekat menghabisi nyawa Beni MP Sinambela (36). Agung mengaku nekat membunuh Beni menggunakan parang karena dirinya merasa sakit hati. Pasalnya, Beni melecehkan dirinya dengan memegang kemaluan dan mencumbunya di warung kopi. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - ASS alias Agung (30) nekat menghabisi nyawa Beni MP Sinambela (36).

Agung mengaku nekat membunuh Beni menggunakan parang karena dirinya merasa sakit hati.

Pasalnya, Beni melecehkan dirinya dengan memegang kemaluan dan mencumbunya di warung kopi.

Agung adalah warga Binjai, Sumatera Utara. Dia ditangkap polisi di Kabupaten Singkel, Aceh, Selasa (12/10/2021).

Sementara Beni adalah warga Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan motif pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran merasa sakit hati karena dilecehkan di depan umum.

Bahkan korban sudah berulangkali mengajak ASS alias Agung berhubungan seks namun ditolak pelaku.

Merasa dilecehkan, disaat pelaku mengajak korban nginap di hotel berhubungan badan ia mengajak korban singgah ke kos-kosannya di daerah Sunggal.

Di situ ia mengambil parang yang diletakkan di dalam tas beserta pakaian ganti.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak Persyaratannya Berikut

"Bahwa tersangka merasa sakit hati dikarenakan korban mencium, memegang perut dan memegang alat kelamin serta memeluk tersangka di depan umum," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (13/10/2021).

Setelah melakukan aksi bejatnya pelaku pun langsung melarikan diri menggunakan mobil korban ke Kota Binjai.

Di situ ia meninggalkan mobil dan melarikan diri ke rumah di sebuah perkebunan di Aceh Singkil.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved