KENAPA Aturan Terbaru Naik Pesawat Kini Tak Bisa Lagi Pakai Antigen? Ini Alasannya

Di bandara kedatangan yang hasilnya dapat diterbitkan dalam waktu kurang lebih 1 jam atau tes RT-PCR.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
istimewa
Ilustrasi - PT Angkasa Pura baru saja ulang tahun ke 37, sudah mengelola 20 Bandara termasuk Soekarno Hatta 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Pemerintah menerapkan kembali aturan terbaru untuk penumpang pesawat dari luar negeri yang mendarat di Indonesia selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bagi penumpang pesawat kini kembali diwajibkan tes PCR.

Sementara, tes antigen penumpang pesawat tak berlaku lagi.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 85 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi COVID-19.

Salah satu protokol kesehatan adalah menjalani tes molekuler isotermal (NAAT/jenis lainnya) di bandar udara kedatangan yang hasilnya dapat diterbitkan dalam waktu kurang lebih 1 jam atau tes RT-PCR.

Sejalan dengan itu Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang utama Indonesia telah menyiapkan lokasi dan fasilitas tes bagi penumpang dari luar negeri yang baru mendarat.

Melihat dari sisi lain, keberadaan lokasi dan fasilitas tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta bagi penumpang dari luar negeri ini memiliki sejumlah fakta untuk disimak. Berikut 7 fakta yang harus diketahui tersebut:

1. Diterapkan 19 September 2021

Tes PCR bagi penumpang dari luar negeri yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pertama kali diterapkan 19 September 2021 mulai pukul 00.00 WIB.

Untuk mencegah terjadinya peningkatan penularan COVID-19 termasuk varian virus SARS-CoV-2 baru yang telah bermutasi menjadi varian Alpha, varian Beta, varian Delta, varian Gamma dan varian Mu, serta potensi berkembangnya varian baru lainnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved