Breaking News:

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ringkus Kurir Pengedar Sabu yang akan Diedarkan di Mandalika

Pelaku yang mencoba menyelundupkan sabu-sabu seberat 3. 231, 186 gram (3,2 Kg) tersebut berinisial ARP, warga Buaran Indah, Kota Tangerang.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus seorang kurir pengedar narkoba jenis sabu di Bandara Soekarno-Hatta. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus seorang kurir pengedar narkoba jenis sabu di Bandara Soekarno-Hatta.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Edwin Harianja mengatakan, pelaku ditangkap saat menyelundupkan sabu menuju Mandalika, Nusa Tenggara Timur (NTB).

Pelaku yang mencoba menyelundupkan sabu-sabu seberat 3. 231, 186 gram (3,2 Kg) tersebut berinisial ARP, warga Buaran Indah, Kota Tangerang.

"Tersangka seorang pengedar narkotika diamankan Satres Narkoba Soetta seorang pria atas nama ARP, alias J, dengan barang bukti sabu sejumlah 3,2 Kilogram," ujar Kombes Pol Edwin Harianja saat menggelar konferensi pers di Polresta Soetta, Kamis(21/10/2021).

Modus yang dilakukan ARP dalam meyeludupkan narkoba tersebut, dengan cara dimasukan ke dalam tas, kemudian dibungkus dengan alumunium foil.

"Modis yang dilakukan pelaku, yaitu dengan menaruh barang bukti di dalam tas yang dibungkus aluminium foil," kata Edwin.

"Namun berkat kejelian petugas, kegiatan pelaku belum sempet dilaksanakan, karena telah kami tangkap," sambungnya.

Baca juga: Diapit 3 Jenderal, Gaya Menlu Retno Marsudi Bikin Salah Fokus, Pakai Sepatu Kanan-Kiri Beda Warna

Baca juga: TAK DISANGKA, Uang Ratusan Juta Terkumpul Ketika Penjual Gorengan Bongkar Tabungan dari Ember

Baca juga: Dampak Corona, Pemerintah Jepang Beri Setiap Anak hingga Usia 18 Tahun, Subsidi Uang Rp12,7 Juta

Menurutnya, ARP mendapatkan barang bukti barang terlarang itu dari Aceh. Dalam menjalankan aksinya, ARP akan mendapat imbalan sebesar Rp25 juta setiap kilogram sabu-sabu yang berhasil dibawa.

"Pelaku merupakan jaringan yang berasal dari Aceh, yang sudah menjalankan aksinya selama enam bulan terakhir di wilayah Ibukota Jakarta dan sekitarnya," paparnya.

"Dalam setiap aksinya, ARP mendapat imbalan Rp 25 juta," terang Edwin.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak Persyaratannya Berikut

Atas perbuatannya tersebut, ARP dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 ayat(1) UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

"Tersangka dikenakan sanksi dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati, atau hukuman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun," ucapnya.

"Kini, tersangka telah berada di tahanan Polresta Bandara Soekarno-Hatta," tutup Kombes Pol Edwin Harianja.(m28)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved