Tujuan Pengedar Selundupkan Sabu ke Mandalika, Kasat Narkoba: Ada Turnamen Internasional MotoGP

Nasrandi menerangkan, puluhan kilogram narkotika tersebut rencananya akan diselundupkan menuju wilayah timur Indonesia, yakni Mandalika.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus seorang kurir pengedar narkoba jenis sabu di Bandara Soekarno-Hatta. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil menangkap seorang kurir pengedar narkotika jenis sabu berinisial ARP alias J, warga Buaran Indah, Kota Tangerang.

Kasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Nasrandi mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku yaitu sabu-sabu seberat 3. 231, 186 gram (3,2 Kg).

"Barang bukti yang kita amankan adalah 32 bungkus narkotika golongan I jenis sabu, seberat 3,2 Kilogram," ujar AKP Nasrandi saat menggelar konfrensi pers di Mapolresta Bandara Soetta, Kamis (21/10/2021).

Kemudian Nasrandi menerangkan, puluhan kilogram narkotika tersebut rencananya akan diselundupkan menuju wilayah timur Indonesia, yakni Mandalika.

Menurutnya, tujuan jaringan pengedar yang berasal dari Aceh tersebut menunjuk Mandalika sebagai area pengedaran sabu, karena beberapa kompetisi bertaraf Internasional akan diselenggarakan di wilayah Nusa Tenggara Barat(NTB), salah satunya event Moto GP.

"Beberapa bulan kedepan Mandalika menjadi tujuan destinasi dunia, karena menyelenggarakan event bertaraf Internasional, di antaranya ajang Moto GP," terang Nasrandi.

"Berkat gagalnya aksi penyeludupan 3,2 Kg sabu ini, Satres Narkoba Polresta Bandara Soetta berhasil menyelamatkan 35 ribu generasi muda bangsa Indonesia," jelas Nasrandi.

Baca juga: Diapit 3 Jenderal, Gaya Menlu Retno Marsudi Bikin Salah Fokus, Pakai Sepatu Kanan-Kiri Beda Warna

Baca juga: TAK DISANGKA, Uang Ratusan Juta Terkumpul Ketika Penjual Gorengan Bongkar Tabungan dari Ember

Baca juga: Dampak Corona, Pemerintah Jepang Beri Setiap Anak hingga Usia 18 Tahun, Subsidi Uang Rp12,7 Juta

Lebih lanjut Nasrandi menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat mendapatkan informasi terkait akan adanya operasi penyeludupan sabu melalui transportasi udara.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Polresta Bandara Soetta membentuk tim khusus guna mengungkap jaringan narkotika tersebut.

"Berdasarkan informasi itu, kami langsung mendapat perintah dari pak Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Edwin Harianja, untuk membentuk tim khusus untuk mengungkap jaringan ini," tuturnya.

"Alhamdulillah setelah kami melakukan penyelidikan selama dua minggu, akhirnya merujuk pada satu nama, yakni ARP alias J," ungkap Nasrandi. 

Modus yang dilakukan ARP dalam meyeludupkan puluhan Kg narkotika itu, dengan cara memasukan ke dalam tas, yang kemudian dibungkus dengan alumunium foil.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved