Besok Senin, Polda Metro Jaya kembali Agendakan Mediasi Guna Tindaklanjuti Laporan Menteri Luhut

Juniver Girsang selaku Penasihat hukum Luhut, menuturkan bahwa kliennya telah menerima undangan mediasi dari pihak Polda Metro Jaya. 

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Mohamad Yusuf
TribunTangerang/Desy Selviany
Menteri Luhut Binsar Pandjaitan laporkan 2 Ketua LSM terkait pencemaran nama baik 

TRIBUNTANGERANG.COM, SEMANGGI - Mediasi kembali diagendakan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti laporan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan atas kasus pencemaran nama baik.

Juniver Girsang selaku Penasihat hukum Luhut, menuturkan bahwa kliennya telah menerima undangan mediasi dari pihak Polda Metro Jaya

Nantinya, mediasi dipertemukan dengan terlapor Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidianti.

.

“Iya (mediasi). Rencananya di Polda Metro Jaya pada 25 Oktober 2021. Agenda jam 10," ujarnya, saat dihubungi, Minggu (24/10/2021).

Kendati demikian, Juniver belum dapat memastikan apakah kliennya memenuhi undangan mediasi itu atau tidak.

Apabila kliennya tidak hadir, Juniver mengatakan mediasi dapat berjalan sebagaimana mestinya pada esok hari.

"Lihat situasi kan tidak harus hadir, ada kuasa hukumnya," kata Juniver.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak Persyaratannya Berikut

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan dua pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Polda Metro Jaya

Luhut melaporkan Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidianti. 

Dalam pelaporannya Luhut, mempersangkakan keduanya dengan dugaan Pasal 45 juncto Pasal 27 undang-undang ITE. 

Usai membuat laporan kepolisian, Luhut menjelaskan alasannya sampai melaporkan kedua pimpinan LSM tersebut. 

Kata Luhut, hal ini dilakukannya untuk memperbaiki nama baiknya. 

"Saya kan harus mempertahankan nama baik saya, anak cucu saya, jadi saya kira sudah keterlaluan," ujar Luhut di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (22/9/2021). 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved