Tangerang Raya

Ratusan Buruh Turun ke Jalan Tuntut Kenaikan Upah, Kapolresta Tangerang Lakukan Ini

Wahyu terlihat berjalan kaki mengikuti iring-iringan rombongan buruh. Mereka menuntut kenaikan upah tahun 2022 dengan membawa sejumlah atribut. 

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa di Tangerang pada Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA - Serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa di Tangerang pada Selasa (23/11/2021).

Dalam aksi ini turut mendapat pengawalan polisi termasuk Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu S. Bintoro yang langsung turun ke jalan. 

"Kami melayani aksi unjuk rasa ratusan buruh yang tergabung dalam wadah serikat buruh melakukan aksi unjuk rasa dengan melakukan konvoi menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat," ujar Wahyu.

Wahyu terlihat berjalan kaki mengikuti iring-iringan rombongan buruh. Mereka menuntut kenaikan upah tahun 2022 dengan membawa sejumlah atribut. 

Mulai dari bendera kuning hingga keranda mayat digotong oleh para buruh.

Dalam demo tersebut berlangsung kondusif namun terjadi kemacetan yang panjang.

"Kami melayani dari titik awal kumpul di sekitaran Citra Raya melintas Jalan Raya Serang hingga titik ahir kantor Disnaker Kabupaten Tangerang," ucap Wahyu.

Lugito Selaku Wakil Ketua DPC KSPSI Kabupaten Tangerang menyampaikan pekerja serikat buruh mengusulkan kenaikan upah minimum Kabupaten Tangerang tahun 2022 sebesar 10% yakni 4.653.872,92.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak

Dengan rincian Inflasi 1,85%. Pertumbuhan ekonomi sebesar 7,10%, Produktifitas sebesar 1,05%.

"Asosiasi Pengusaha Indonesia ( APINDO ) mengusulkan upah minimum Kabupaten Tangerang tahun 2022 mengikuti peraturan pemerintah No.36.Tahun 2022.dan juga mempertimbangkan kenaikan upah yang ada wilayah Tangerang Raya," kata Lugito.

Rangkaian kegiatan aksi unjuk rasa dari titik awal di wilayah Cikupa menyisir Jalan Raya Serang dengan jarak tempuh sekitar 50 km hingga kantor Disnaker Kabupaten Tangerang berjalan tertib.

“Jajaran kepolisian tetap berpikir over estimate (berfikir jauh ke tingkat lebih tinggi) dengan mempersiapkan jajaranya secukupnya, untuk melakukan, pengamanan dan penjagaan yang di APP (Arahan Pimpinan Pasukan)," tutur Wahyu.

Kapolres mengarahkan jajaran Polresta Tangerang untuk melayani, bukan menghadapi, dan melakukan upaya pendekatan untuk pengamanan dan penjagaan.

Titik simpul kemacetan ditempatkan beberapa anggota kepolisian guna pengamanan lintasan agar kemacetan mudah diurai.

"Hal tersebut untuk mencegah terjadinya pemblokiran jalan dan sweeping terhadap karyawan yang masih melaksanakan kegiatan kerja di perusahaan masing-masing," paparnya.

Wahyu mengatakan buruh yang akan melaksanakan unjuk rasa ke Disnasker Kabupaten Tangerang akan dikawal oleh personel Polres Tangerang dari berangkat sampai ke Disnasker Kabupaten Tangerang. 

"Kami selalu memberikan imbauan kepada pengunjuk rasa untuk selalu mentaati protokol kesehatan Covid-19 dan tidak lupa kita membagikan masker gratis kepada buruh yang tidak menggunakan masker," kata Wahyu. (dik)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved