Viral Medsos

Usai Jumpa Pers, Anggiat Pasaribu Wanita yang Memaki Ibu Arteria Dahlan Sempat Pingsan

Saat menjelang diwawancara, Anggiat terlihat memegang kepala dan langsung tersungkur jatuh karena pingsan.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Anggiat Pasaribu wanita yang viral di sosial media Instagram, lantaran memaki ibunda Arteria Dahlan, sempat tersungkur jatuh dan pingsan usai menjalani jumpa pers, di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (24/11/2021). 

Sebelumnya diberitakan, pihak Anggiat Pasaribu telah mencabut laporan kejadian tersebut dari Polresta Bandara Soetta.

Menurutnya, perselisihan adu mulut itu hanyalah senggolan biasa yang tidak dilakukan dengan sengaja.

Baca juga: Tersinggung Netizen Tuding Gagal Kendalikan Hujan Saat WSBK Mandalika, Pawang Hujan Lapor Polisi

Baca juga: Data Diri di Sertifikat Vaksin Salah? Jangan Panik, Perbaiki Lewat Chatbot WhatsApp PeduliLindungi

Baca juga: Daftar Tempat Wisata Menawan di Banten yang Dapat Dinikmati pada Akhir Pekan

"Kami telah mencabut laporan ke pihak kepolisian Polresta Bandara Soetta," tambah Clanse.

"Agar masyarakat semua juga tahu, hal-hal seperti ini kan tidak perlu dibawa ke ranah hukum, karena tidak ada yang krusial ya, biasalah senggolan biasa," imbuhnya.

Kemudian Clanse juga menyatakan, telah menginformasikan kepada pihak Arteria Dahlan terkait pencabutan laporan tersebut, melalui rekannya, yakni Hasan Lubis.

"Kita sudah menginformasikan dengan dibantu oleh rekan kerjanya beliau yang sama-sama berada di komisi III DPR RI," tuturnya.

"Mudah-mudahan di hari besok, kita bisa ketemu dam berkomunikasi dengan ibunda dari Arteria Dahlan," tambahnya..

Ketika ditanya tentang hal serupa yang dilakukan oleh pihak Arteria Dahlan, Clanse menilai, perselisihan yang terjadi pada klien dan orangtua Arteria Dahlan tersebut merupakan hal sepele.

Ia pun mengaku, telah mendapat informasi bahwasanya pihak Arteria Dahlan juga akan melakukan pencabutan laporan serupa.

"Saya dengar juga informasinya beliau juga sudah ada rencana mencabuy laporan dari sini," ucapnya.

"Saya kira ini hal biasalah, karena tidak elok kalau perkara seperti ini harus ditarik ataupun digiring-giring, karena masih ada yang harus lebih kita perhatikan," tutup Clanse Pakpahan. (m28)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved