Breaking News:

Seleb

Pengacara Halim Darmawan : Cynthiara Alona Meminta Bebas. Kan Tidak Mungkin

Saat mengajukan duplik di pengadilan, Cynthira Alona minta dirinya dibebaskan. Namun, kata Halim Darmawan, permintaan itu tidak masuk akal.

Tribun Tangerang/Arie Puji Waluyo
Pemain film dan model Cynthiara Alona mengenakan penutup kepala di Polda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021). Cynthiara Alona menjalani proses hukum karena diduga terlibat dalam prostitusi anak. 

Permintaan bebas itu, menurut Halim Darmawan,  karena wanita bernama lengkap Cut Mutiara Alona menganggap dirinya tidak bersalah atas kasus tersebut.

"Kalau enggak bersalah dan terlibat, ngapain dia memerintahkan saudara Aziz mempertahankan 8 ABG di (hotel) situ, itu kan jelas terbukti bersalah," ujarnya.

Namun, Halim Darmawan tak bisa berbuat banyak.

Rencananya, sidang putusan kasus dugaan prostitusi anak dibawah umur Cynthiara Alona akan digelar 1 Desember 2021.

"Minggu depan baru putusan hakim. Intinya, langkahnya minta bebas mengganggu dan menghambat proses persidangan," ujar Halim Darmawan.

Baca juga: 2 Terduga Pelaku Prostitusi Online di Jayanti Tawarkan Harga PSK hingga Rp 500.000

Baca juga: Sindikat Prostitusi Online Dibongkar Lewat Michat, 2 Terduga Tersangka Diamankan

Diberitakan sebelumnya, polisi melakukan penggerebekan di Hotel Alona di  Kreo, Tangerang Selatan, Selasa (16/3/2021) terkait prostitusi online anak dibawah umur.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan puluhan orang, dari pengelola, muncikari, dan PSK anak dibawah umur diduga terlibat prostitusi online di hotel tersebut.

Hotel Alona itu milik Cynthiara Alona. Tapi, saat penggerebekan, pemilik hotel tidak ada di tempat.

Setelah semua orang digelandang ke Polda Metro Jaya, Cynthiara Alona dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

Saat ini, Cynthiara Alona menjadi tersangka bersama pengelola hotel dan muncikari yakni AA dan DA yang terancam 10 tahun kurungan penjara.

Ketiga tersangka termasuk Cynthiara Alona dijerat pasal 88 UU No 35 tahun 2014 atas perubahan UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, serta dijerat pasal 296 dan 506 KUHP.

Cynthiara Alona bersama Abdul Azis dan DA, sudah menerima tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Mereka dinyatakan bersalah dan terancam enam tahun kurungan penjara.   

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved