Reuni 212
Empat Remaja Ciputat Terjaring akan Ikut Reuni 212 Saat Mau Naik Truk
Empat remaja terjaring saat akan berangkat untuk ikut Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat
Penulis: Rizki Amana | Editor: Dian Anditya Mutiara
TRIBUNTNGERANG.COM, CIPUTAT - Pos Filterisasi Polres Tangerang Selatan (Tangsel) yang berada di Pertigaan Sandratex, Ciputat menjaring empat remaja yang merupakan peserta Reuni Alumni 212.
Kanit Lantas Polsek Ciputat Timur, AKP Bakti Surung mengatakan awal mula pihaknya mendapati truk berwarna hijau yang dinaiki para remaja tersebut.
Lantas pihaknya pun memberhentikan truk yang ditimpangi para remaja tersebut.
"Pada saat diturunkan dari truk dan kita tanyai, mereka memberhetikan truk dari wilayah Sawangan, Depok. Namun empat pemuda tetap naik truk lalu kemudian kita turunkan di Pos Sandratex, saat kita tanyakan mereka akan melaksanakan kegiatan di Monas," kata Bakti di Pos Filterisasi Sandratex, Ciputat, Kota Tangsel, Kamis (2/12/2021).
Bakti menjelaskan saat diturunkan dari truk yang ditumpanginya itu para remaja mengaku kepada pihaknya bakal menuju kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Baca juga: Peserta Reuni 212 Terancam Sanksi Pidana, Juga akan Disangkakan Langgar Karantina Kesehatan
Kata Bakti, tujuan mereka ke Ibu Kota Jakarta tersebut dalam rangka mengijuti kegiatan Reuni Alumni 212 yang direncanakan digelar pada kawasan Jakarta Pusat.
Kemudian para remaja tersebut diarahkan sementara ke Polres Tangsel usai terjaring filterisasi.
"Kemudian atas perintah pimpinan kita arahkan empat remaja itu ke Polres Tangsel. Ya setidaknya mengurangi masyarakat yang memang akan tetap melakukan kegiatan di Jakarta. Untuk sementara mereka bilangnya akan mengaji saja, ajakan itu belum kita dengar," ungkapnya.
FOLLOW US
Sementara itu, Bakti menuturkan filterisasi itu dilakukan pihaknya dengan melihat para pengguna jalan yang melintas.
Baca juga: Reuni 212, Berikut ini Rekayasa Lalu Lintas dan Penyekatan Jalan di Jakarta
"Sehubungan dengan PPKM Level 2 jadi masih ada pembatasan di masyarakat, mulai dari tadi malam dilanjutkan kembali pagi ini. Kita melaksanakan kegiatan tersebut secara acak, melihat masyarakat ada yang menggunakan roda dua atau empat ataupun bak terbuka membawa massa langsung kita imbau, kita turunkan dan kita tanya sehubungan dengan kegiatan apa ke Jakarta," pungkasnya. (m23)