Breaking News:

Covid Varian Omicron

Pemerintah Afrika Selatan Bersiap Hadapi Gelombang Keempat Penyebaran Omicron Varian Baru Covid-19

Afrika Selatan sedang mempersiapkan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) rumah sakit untuk penerimaan lebih banyak pasien virus corona (Covid-19).

Editor: Sigit Nugroho
www.dshs.state.tx.us
COVID-19 

TRIBUNTANGERANG.COM, JOHANNESBURG - Afrika Selatan sedang mempersiapkan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) rumah sakit untuk penerimaan lebih banyak pasien virus corona (Covid-19).

Hal itu terkait munculnya varian baru Omicron yang telah mendorong negara itu masuk ke dalam gelombang ke-4 pandemi virus corona (Covid-19).

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, pada Senin waktu setempat.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Senin (6/12/2021), Omicron kali pertama teridentifikasi di Afrika selatan pada bulan lalu dan telah memicu kekhawatiran global.

Sebab, pemerintah banyak negara merasa khawatir terhadap lonjakan kasus infeksi yang dapat ditimbulkan varian ini.

Baca juga: Warga Kota Tangsel Setuju Diterapkan Kembali PPKM Level 3 Demi Mencegah Penyebaran Covid-19

Baca juga: Pemkot Tangsel Persiapkan 2 Hotel Antisipasi Penyebaran Covid-19 Varian Omicron

Baca juga: Varian Omicron Sudah Menyebar ke 40 Negara, WHO Sebut Tidak Perlu Takut

Perlu diketahui bahwa kasus infeksi harian di Afrika Selatan telah mengalami lonjakan pada pekan lalu.

Angkanya menjadi lebih dari 16.000 pada Jumat lalu, dari sebelumnya yakni hanya sekitar 2.300 yang dilaporkan pada Senin lalu.

Ramaphosa mengatakan dalam buletin mingguannya bahwa omicron tampaknya mendominasi kasus baru pada sebagian besar dari sembilan provinsi di negara itu.

Temuan ini tentu saja membuatnya mendesak lebih banyak warga untuk segera divaksinasi secara lengkap.

BERITA VIDEO: Mahasiswi Terduga Korban Pelecehan Seksual di Unsri Tak Masuk Daftar Yudisium

"Afrika Selatan sekarang memiliki persediaan vaksin yang cukup,vaksinasi sangat penting untuk pemulihan ekonomi kita karena semakin banyak orang yang divaksinasi, semakin banyak bidang kegiatan ekonomi yang akan dibuka," kata Ramaphosa.

Pemerintah negara itu, kata dia, akan segera mengadakan Dewan Komando Coronavirus Nasional untuk meninjau situasi pandemi dan memutuskan tindakan lanjut seperti apa yang harus diambil untuk menjaga agar warga tetap aman.

Para ilmuwan di Afrika Selatan dan negara-negara lain pun kini tengah berlomba untuk menentukan apakah omicron ini memiliki sifat lebih menular, menyebabkan penyakit yang lebih parah dan lebih kebal terhadap vaksin yang ada.

Namun beberapa catatan anekdotal dari dokter dan ahli di Afrika Selatan menunjukkan bahwa banyak kasus infeksi yang terkait dengan omicron ini menunjukkan gejala yang ringan.

"Kami terus mengawasi tingkat infeksi dan rawat inap," pungkas Ramaphosa.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved