Breaking News:

Hakordia 2021

Di Hakordia 2021, Firli Bahuri Ngadu ke Presiden Jokowi bahwa KPK Kekurangan Personel dan Markas

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengakui instansinya kekurangan personel.

Editor: Sigit Nugroho
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan bahwa instansinya kekurangan personel.

Hal itu dikatakan Firli di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2021 di Gedung Juang KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis )9/12/2021).

"KPK tentu sangat menyadari atas keterbatasannya, hanya 1.602 sumber daya manusia yang ada di KPK," kata Firli.

Firli berujar bahwa KPK bukan hanya kekurangan personel. 

Baca juga: Aksi 3 Eks Pegawai KPK Blak-blakan Tolak jadi ASN Polri

Baca juga: Sebanyak 44 Orang Terima Tawaran, 12 Eks Pegawai KPK Tolak Jadi ASN Polri, dan Satu Orang Meninggal

Baca juga: Yakin Rezim Firli Bahuri Takkan Lama di KPK, Busyro Muqoddas: Osteoporosis Moral, Harus ke ICU

KPK juga kekurangan markas, karena Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 hanya membolehkan KPK ada di Ibu Kota.

"Sehingga, kami tidak bisa mengembangkan diri untuk pembentukan KPK-KPK perwakilan di provinsi," ujar Firli.

Meski kekurangan personel dan markas, KPK tidak mau menyerah. 

BERITA VIDEO: Aparat Antikorupsi jangan Berpuas Diri, Masih Dinilai Belum Baik

Firli menerangkan bahwa pihaknya akan terus menindak pelaku korupsi di luar Jakarta untuk membersihkan Indonesia dari sikap koruptif.

"Tetapi, kami mengambil sikap boleh saja kami hanya terbatas di Jakarta tetapi aktivitas di KPK tidak boleh hanya ada di Jakarta," tutur Firli.

Hakordia 2021 dimanfaatkan KPK untuk menyebar pesan antikorupsi di seluruh wilayah di Indonesia. 

Lembaga antikorupsi menggelar acara ini di lima daerah demi menutup kekurangannya selama ini.

"Karena itu Hakordia tahun 2021 kita sebar di lima wilayah provinsi pertama di daerah Sulawesi Tenggara, yang kedua kita laksanakan kegiatan di Banjarmasin yang ketiga kita laksanakan di daerah Pekanbaru, yang keempat kita laksanakan di Nusa Tenggara Timur, dan hari ini adalah puncak Hakordia," papar Firli.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved