Breaking News:

Kabupaten Tangerang

Mad Romli: Budidaya Manggot Sangat Bernilai Ekonomi untuk Pakan Ternak dan Pupuk

budidaya manggot di Kabupaten Tangerang sudah terbukti berhasil untuk mengurangi sampah organik

Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Wakil Bupati Tangerang, H. Mad Romli berbicara soal budidaya manggot 

TRIBUNTANGERANG.COM - Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli mengungkapkan bahwa pengembangan budidaya maggot sudah terbukti berhasil.

Menurut dia, bukan hanya dapat mengurangi sampah, khususnya sampah organik.

Namun juga memiliki nilai tambah yang bernilai ekonomiĀ  tinggi.

"Maggot menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi berupa pakan ternak yang berprotein tinggi serta menghasilkan residu (kotoran) sebagai pupuk alami bagi tumbuh-tumbuhan," kata Mad Romli, Jumat (10/12/2021).

Ia mengatakan inovasi-inovasi sebagai alternatif penanganan dan penanggulangan sampah perlu terus digali dan dikembangkan.

Sebab semakin cepat laju pertumbuhan penduduk, maka ketersediaan lahan pun semakin berkurang.

"Sistem biokonversi sampah makanan (Food Waste) melalui maggot dirasa menjadi salah satu upaya solusi yang efektif," ungkapnya.

Baca juga: Wakil Bupati Tangerang Mad Romli Sosialisasi Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi

Budidaya manggot
Budidaya manggot (antara foto)

Mad Romli berharap kegiatan acara Sarasehan Maggot dapat mendorong tumbuh kembang maggot sebagai daya kreativitas dan inovasi masyarakat.

Namun yang lebih penting lagi, bagaimana agar dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Sementara itu Kepala Bapeda Kabupaten Tangerang, Taufik Emil menjelaskan mengenai kegiatan Sarasehan Maggot ini.

Dirinya pun mengungkapkan tujuan terkait kegiatan tersebut.

"Ini Rencana Aksi Daerah (RAD) tentang Pemanfaatan Sampah Makanan (Food Waste) yang bernilai ekonomis melalui lalat larva atau maggot. Selain itu juga dalam rangka mendukung program unggulan KIPRAH (Kita Peduli Permasalahan Sampah)," ucap Emil.

"Tujuan rencana aksi daerah ini, berupaya secara bersama-sama masyarakat dan komoditas dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang berwawasan lingkungan dan memiliki sektor ekonomi baru di tengah pademi," ujarnya. (dik)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved