Breaking News:

Gudang Oli Ilegal

Anggota Polda Kalimantan Selatan Mengamankan Ribuan Botol Oli Ilegal dari Gudang di Pasar Kemis

Polda Kalimantan Selatan melakukan penggerebekan gudang oli ilegal di Jalan Raya Pasar Kemis, Desa Sukamantri, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Sigit Nugroho
TribunTangerang.com
Polda Kalimantan Selatan Lakukan Penggerebekan Gudang Oli Ilegal di Kabupaten Tangerang. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Polda Kalimantan Selatan amankan 18.708 botol oli merk Yamalube palsu, 14.136 botol merk MPX1, MPX2 dan SPX2 palsu dan seorang pria berinisial BS selaku pemilik gudang.

Semua itu adalah hasil dari penggerebekan yang dilakukan Polda Kalimantan Selatan terhadap gudang oli ilegal di Jalan Raya Pasar Kemis, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (8/12/2021) lalu.

Menanggapi penggerebekan yang dilakukan oleh Polda Kalsel di kawasan Kabupaten Tangerang tersebut, Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Dadih Permana Putra, mengatakan, temuan yang dilakukan merupakan terkait dengan merk. 

Baca juga: Polisi Bakal Melakukan Gelar Perkara Kecelakaan Transjakarta yang Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas

Baca juga: Polisi Telah Mengamankan Sejumlah Saksi Tawuran Pelajar di Serpong yang Menewaskan Seorang Siswa

Baca juga: Polisi Sebut Pelajar yang Kena Bacokan saat Tawuran di Serpong Akhirnya Tewas

"Jadi karena terkait merk ini adalah delik pengaduan yang mana dilaporkannya ke Polda Kalimantan Selatan," kata Dadih kepada awak media, Sabtu (11/12/2021).

"Nah, apabila tidak ada aduan yang masuk ke kita, ya tidak dapat diproses," ujar Dadih.

Sementara itu, Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan, AKBP Ridwan Raja Dewa mengatakan bahwa pemilik gudang berinisial BS dan lebih dari 40 ribu botol oli palsu tersebu langsung diamankan dengan dibawa ke Banjarmasin, Kalsel.

"Pemilik gudang (BS) beserta 42.972 botol oli palsu langsung kita bawa ke Banjarmasin, uutuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Ridwan.

BERITA VIDEO: Sidang Cerai Rizki DA dan Nadya Mustika, 3 Fakta Baru yang Terungkap

"Karena, semuanya sudah disita jadi lokasi penggerebekan tidak perlu lagi dipasang garis polisi atau police line," ujar Ridwan.

Ridwan menjelaskan, temuan oli palsu ini bermula dari adanya laporan dua agen pemegang merek (APM) resmi di Banjarmasin pada tanggal 8 Desember 2021 lalu. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved