Breaking News:

Kriminal

Polda Kalimantan Selatan Gerebek Gudang Oli Ilegal di Kabupaten Tangerang, 32.000 Botol Diamankan

"Pemilik gudang (BS) beserta 42.972 botol oli palsu langsung kita bawa ke Banjarmasin, untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Ridwan.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
TribunTangerang.com
Polda Kalimantan Selatan Lakukan Penggerebekan Gudang Oli Ilegal di Kabupaten Tangerang. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan melakukan penggerebekan gudang oli ilegal di Jalan Raya Pasar Kemis, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (8/12/2021) lalu.

Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 18.708 botol oli merek Yamalube palsu, 14.136 botol merek MPX1, MPX2 dan SPX2 palsu dan seorang pria berinisial BS selaku pemilik gudang berhasil diamankan.

Menanggapi penggerebekan yang dilakukan oleh Polda Kalsel di kawasan Kabupaten Tangerang tersebut, Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Dadih Permana Putra mengatakan, temuan yang dilakukan merupakan terkait dengan merek. 

"Jadi karena terkait merek ini adalah delik pengaduan yang mana dilaporkannya ke Polda Kalimantan Selatan," ujar Kompol Dadih Permana Putra kepada awak media, Sabtu (11/12/2021).

"Nah, apabila tidak ada aduan yang masuk ke kita, ya tidak dapat diproses," imbuhnya.

Kemudian, Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan, AKBP Ridwan Raja Dewa menambahkan, pemilik gudang berinisial BS dan lebih dari 40 ribu botol oli palsu tersebu langsung diamankan dengan dibawa ke Banjarmasin, Kalsel.

"Pemilik gudang (BS) beserta 42.972 botol oli palsu langsung kita bawa ke Banjarmasin, untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Ridwan.

"Karena semuanya sudah disita jadi lokasi penggerebekan tidak perlu lagi dipasang garis polisi atau police line," sambungnya. 

Baca juga: Cara Cek Penerima BSU Rp1 Juta Lewat bsu.kemnaker.go.id atau WhatsApp dan Cara Pencairannya

Baca juga: Kisah Keluarga Komplotan Copet Asal Jakarta Beraksi di Sirkuit Mandalika, Ayah, Ibu, Anak, Tersangka

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, temuan oli palsu ini bermula dari adanya laporan dua agen pemegang merek (APM) resmi di Banjarmasin pada tanggal 8 Desember 2021 lalu. 

Pihak kopolisian akhirnya, melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap satu tersangka berinisial IP. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved