Bandara

Viral Video Penumpukan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Satgas Covid-19 Beri Penjelasan Ini

Dalam video tersebut menunjukan suasana ruang pengambilan bagasi kedatangan internasional pada pukul 04.00 WIB.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
Tribuntangerang.com/Gilbert Sem Sandro
Screenshoot penumpukan penumpang di Terminal 3 Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.   

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Sebuah video yang menunjukan penumpukan penumpang terjadi di Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, tersebar viral di aplikasi sosial media WhatsApp.

Dalam video tersebut menunjukan suasana ruang pengambilan bagasi kedatangan internasional pada pukul 04.00 WIB, namun belum diketahui kapan pastinya video tersebut dibuat.

"Assalamualaikum guys, ini pagi pukul 04.00 dinihari di Bandara Soekarno-Hatta mau antre karantina di Wisma Atlet, Masha Allah dari abis maghrib sampai subuh belum juga selesai, antrean masih panjang," ungkap seorang wanita dalam video berdurasi 02.39 menit tersebut.

"Ini (yang mengantre) Tenaga Kerja Wanita (TKW) sebagian ya, yang kita kaya turis hanya sebagian kecil," sambungnya.

Wanita itu juga menerangkan, dalam penumpukan tersebut juga terdapat penumpang yang sudah mengatre sejak kemarin.

"Ini (yang mengantre) sudah dari kemarin, tentaranya sendiri yang ngomong 'ada yang dari kemarin belum ibu, jadi sabar, sabar,' bagaimana ceritanya itu pak," terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Komandan Satgas Covid-19 Udara Bandara Soekarno-Hatta, Letkol Agus Listiyono menjelaskan, penumpukan tersebut terjadi sejak Sabtu 18 Desember hingga Minggu, 19 Desember 2021.

Penumpukan tersebut disebabkan karena bus-bus yang mengangkut penumpang tertahan di dua tempat pengisolasian Covid-19, yakni Wisma Pademangan, Jakarta Utara dan Wisma Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

"Penumpukan itu terjadi mulai dari hari Sabtu sampai Minggu, bisa sampai menumpuk karena bus yang memuat mereka tertahan di Wisma Pademangan 20 bus dan Wisma Pasar Rumput 12 bus," ujar Letkol Agus Listiyono kepada awak media, Senin (20/12/2021).

"Itu bisa menumpuk, karena setiap bus kalau mengantar ke wisma, tidak serta merta dilepas begitu saja, pasti ada proses verifikasi dan segala macamnya, itu makanya yang bikin prosesnya menjadi memakan waktu lama," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved