Breaking News:

Benda Mirip Narkotika Jenis Sabu Ditemukan Tergeletak pada Gerbang Tol Serpong 7, Ciputat

Teguh mengatakan kronologi penemuan itu bermula dari adanya seorang petugas kebersihan yang sedang melangsungkan pekerjaannya di kawasan tersebut.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Mohamad Yusuf
Tribunnews
Ilustrasi sabu-sabu 

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT - Pihak Induk Patroli Jalan Raya (PJR) BSD menemukan benda mencurigakan berupa narkotika jenis sabu yang berada di loket pembayaran tiket Gerbang Tol Serpong 7 ruas Serpong - Cinere.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Induk Patroli Jalan Raya BSD, Kompol Teguh Patriot saat ditemui di Kantor Induk PJR BSD Korlantas Polri.

"Jadi dapat dibenarkan bahwa pada hari ini Jumat tanggal 7 Januari (2021) sekitar pukul 9.30 pagi hari itu telah ditemukan yang diduga adalah sebagai obat terlarang yang dimungkinkan sebagai sabu-sabu di gerbang tol Serpong 7," katanya saat ditemui di lokasi, Kota Tangsel, Jumat (7/1/2022).

Teguh mengatakan kronologi penemuan itu bermula dari adanya seorang petugas kebersihan yang sedang melangsungkan pekerjaannya di kawasan tersebut. 

Sedang asik membersihkan kawasan, petugas tersebut melihat benda mencurigakan yang dikemas menggunakan plastik klip di tempat pembuangan sampah tiket pintu masuk tol. 

Lantas petugas tersebut langsung melaporkan temuan itu kepada sekuiritui yang sedang berjaga di lokasi. 

"Bahwa pagi hari itu ada shift dari petugas yang melakukan pembersihan gerbang tol itu ditempat-tempat pembuangan tiket di dalamnya, dan tidak disengaja bahwa dari petugas tersebut petugas kebersihan mengatakan bahwa dia melihat sesuatu yang diduga seperti obat terlarang yaitu sabu-sabu," ungkap Teguh. 

"Beliau langsung berkoordinasi dengan sekuriti di tol dan beliau menghubungi kita seketika dari PJR langsung ke lokasi dan melakukan penyidikan awal," lanjutnya. 

Mendapati barang tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Satuan Reserse Narkotika Polres Tangsel guna penyelidikan lebih lanjut. 

"Benda yang ditemukan itu dalam sifatnya paket, kalau kurang lebih untuk jumlahnya belum kita timbang secara pasti namun sudah dilihat secara visualnya. Dan sampai saat ini kiaa juga masih akan berkoordinasi dengan Polres untuk memastikan bahwa ini adalah barang terlarang sabu-sabu apa bukan, sekaligus menetapkan," pungkasnya. (m23) 

 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved