Breaking News:

Tangerang Raya

Gara-gara Warna Seragam Satpam Diganti Cokelat, Kamaludin dan Bambang Disangka Polisi

Seragam petugas satuan pengamanan (satpam) bakal berubah lagi dari cokelat menjadi krem. Berseragam cokelat banyak orang menyangkanya polisi.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Satpam Kamaludin punya pengalaman unik saat mengenakan seragam cokelat yang mirip seragam polisi di Kota Tangerang. Dia tidak masalah jika warna seragam satpam diganti lagi menjadi krem. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Seragam petugas satuan pengamanan (satpam) bakal berubah dari cokelat menjadi krem.

Padahal, sebelumnya, seragam satpam biru dongker.

Perubahan warga seragam satpam itu sedang diproses Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Warna seragam satpam itu dalam kurun waktu dua tahun berubah dua kali apabila rencana perubahan dari Mabes Polri tersebut terealisasi. 

Selama mengenakan pakaian dinas seragam  cokelat, masyarakat kerap sulit membedakan antara satpam dan polisi.

Kejadian tersebut, diakui Bambang Sarwoedi,  satpam di salah satu perusahaan di Jalan Raya Pantura, Cibodas, Kota Tangerang.

Bambang mengaku, punya  pengalaman unik, menarik hingga lucu, selama bekerja mengenakan seragam mirip polisi itu. 

Baca juga: PP Hikmahbudhi Galang Donasi untuk Iwan Ismail, Mantan Satpam KPK yang Potret Bendera HTI

Satpam Bambang Sarwoedi punya pengalaman unik saat mengenakan seragam cokelat yang mirip seragam polisi di Kota Tangerang. Dia tidak masalah jika warna seragam satpam diganti lagi menjadi krem.
Satpam Bambang Sarwoedi punya pengalaman unik saat mengenakan seragam cokelat yang mirip seragam polisi di Kota Tangerang. Dia tidak masalah jika warna seragam satpam diganti lagi menjadi krem. (Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro)

Seperti, puluhan pengendara yang menepi di pinggir jalan saat pagi hari mengiranya polisi yang sedang menggelar razia.

Pasalnya, saat pagi hari, ada 5-6 satpan yang bertugas di perusahaan tersebut berdiri di depan gerbang untuk mengarahkan kendaraan yang keluar masuk pabrik.

Lantas, para pengendara menduga sedang ada razia lalu lintas.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved