Breaking News:

Kriminal

Pelaku Penculikan Bocah Perempuan di Kota Tangsel Lakukan Percobaan Pencabulan Anak

Pelaku penculikan DFR ditangkap saat berada di kediamannya, di Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (14/1/2021). 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Rizki Amana
Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu (tengah) bersama jajarannya saat gelar perkara kasus penculikan terhadap bocah perempuan berinisial A (12) di Kelurahan Bakti Jaya, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (14/1/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Pelaku penculikan  DFR (22) terhadap seorang bocah perempuan berinisial A (12) dibekuk pihak Sat Reskrim Polres Tangsel.

Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu mengatakan, pelaku DFR ditangkap saat berada di kediamannya, di Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (14/1/2021). 

"Pada Jumat, 14 Januari 2022 pelaku berhasil diamankan di rumahnya yang beralamat Lengkong Wetan, Serpong," katanya di Mapolres Tangsel, Serpong, Jumat (14/1/2022).

Sarly menjelaskan, motif pelaku melakukan aksi penculikan berdasarkan hawa nafsu. Aksi penculikan ini terjadi Minggu (2/1/2022).

Sepanjang perjalanan, kata Sarly, pelaku meraba tubuh anak perempuan tersebut. 

Baca juga: Bocah Perempuan Lolos dari aksi Penculikan di Bakti Jaya Kota Tangsel, Lompat dari Motor Pelaku

Baca juga: Ustaz Pelaku Pencabulan Kabur, Kejari Kota Tangerang Beri Waktu 1 Bulan Polisi untuk Tangkap

"Motifnya adalah ketertarikan pelaku terhadap korban yang sedang bermain di depan rumahnya sehingga muncul niat, mungkin untuk melakukan niat percobaan percabulan," ujarnya. 

Sementara itu, akibat aksi percobaan pencabulan itu membuat korban berusaha melarikan diri. 

Akhirnya, korban dapat kabur dari penculiknya dengan cara meloncat dari motor yang dikendarai pelaku saat berada di Desa Pabuaran, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. 

"Dalam perjalanan korban merasa risih karena bagian-bagian sensitifnya sudah mulai dipegang-pegang," ujarnya. 

Lalu, ketika di depat lapangan bola yang sedang ada permainan sepakbola, korban melarikan diri dengan  cara melompat.

Kemudian korban berteriak minta tolong dan mendapat pertolongan warga.

Lantas warga sekitar menghubungi orangtua korban. Lalu, orangtua korban menjemputnya di Pabuaran, Bogor.

 

 

 

 

 

 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved