Gempa Banten

Jelang Tengah Malam, Gempa Kembali Terjadi di Pandeglang

Gempa M 2,9 kembali terjadi di wilayah Pandeglang, Banten, terjadi pada Senin (17/1/2022) pukul 23.43 WIB

Editor: Ign Prayoga
Instagram @bmkgwilayah2
Unggahan Instagram @bmkgwilayah2 tentang gempa Senin (17/1/2022) malam 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG -- Gempa kembali terjadi di wilayah Pandeglang, Banten.

Keterangan tertulis dari Balai Besar MKG Wilayah II yang diunggah di akun Instagram @bmkgwilayah2 menjelaskan, gempa M 2,9 terjadi pada Senin (17/1/2022) pukul 23.43 WIB

Pusat gempa berlokasi di 53 barat daya Sumur, Pandeglang, Banten, pada kedalaman 27 Km.

Gempa pada Senin malam, tercatat telah terjadi 42 kali gempa susulan sejak gempa pertama Jumat (14/1/2022) sore.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) pada Sabtu (15/1/2022) mencatat sebanyak 1.378 unit rumah terdampak gempa M 6,7 yang terjadi Jumat (14/1/2022) sore.

Sebanyak 278 unit rumah mengalami rusak berat, 323 unit rumah rusak sedang dan 777 unit rumah rusak ringan.

Sementara itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi lokasi terdampak gempa di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Baca juga: Doddy Sudrajat Mendadak Datang Ingin Bawa Gala Sky Tanpa Pemberitahuan, Faisal: Tak Ada Komunikasi

Risma mengatakan mitigasi adalah upaya paling penting dalam mengurangi dampak bencana di kemudian hari.

Mitigasi tersebut, kata Risma, antara lain penyiapan jalur evakuasi, tempat pengungsian, lumbung sosial, hingga rencana relokasi jika diperlukan.

"Mitigasi itu paling penting ke depannya. Di sini ada pengungsian tapi sejauh 18 km. Terus saya sampaikan kepada Bupati untuk ke bukit terdekat dan disepakati tadi. Nanti di situ kita siapkan Lumbung Sosial sehingga ketika warga yang mengungsi di situ tidak takut kelaparan," kata Risma melalui keterangan tertulis, Selasa (18/1/2022).

Baca juga: CARA Download Sertifikat Vaksin Covid-19 dari WhatsApp HP, Simak Langkah-langkahnya

Untuk penyediaan lumbung sosial, Risma mengatakan Kemensos telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Kemensos telah melakukan pemetaan wilayah yang bakal dijadikan lumbung sosial.

"Sekarang kita lebih cepat karena kita menyiapkan bufferstock di beberapa lokasi rawan bencana. Kami petakan dari kajian BMKG dan menyiapkan lumbung sosial di tempat-tempat yang sudah disepakati dengan aparat desa sehingga nanti memudahkan kalau diperlukan evakuasi. Kami juga menyiapkan tenda pengungsian yang dekat dengan rumah," kata Risma.

Pada kesempatan itu, Mensos juga meninjau lokasi rumah rusak di Kampung Babakan Nangka, Desa Karya Buana, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Tentang rencana relokasi, Mensos mengatakan akan melakukan kajian dan pemetaan bersama lembaga terkait.

Sedangkan bantuan yang disalurkan Kementerian Sosial kepada korban gempa Pandeglang nilainya mencapai Rp 914.754.058 dalam bentuk paket logistik bencana, dua unit genset, 500 paket sembako, dan paket permainan anak. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved