Kriminal

Pedagang Gorengan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan yang Mengakibatkan Penagih Utang Tewas

Pedagang gorengan jadi tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan penagih utang atau bank keliling tewas. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Rizki Amana
Pelaku penganiayaan terhadap penagih utang saat digelandang ke Mapolsek Ciputat Timur, Kota Tangsel, Selasa (18/1/2022). Dia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan penagih utang tewas. 

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT TIMUR - Pedagang gorengan jadi tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan penagih utang atau bank keliling tewas. 

Penetapan status tersangka itu dikemukakan Wakapolsek Ciputat Timur AKP Ahmad Mulyono.

"Status sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Ahmad Mulyono di Mapolsek Ciputat Timur, Kota Tangsel, Selasa (18/1/2022).

Dia menuturkan, sebelum digelandang ke Mapolsek Ciputat Timur, tersangka menjalani perawatan medis di rumah sakit. 

Perawatan medis itu dilakukan karena pelaku menderita luka karena terjadi perkelahian dengan korban, penagih utang tersebut.

Baca juga: Gara-gara Tagih Utang Rp 350.000, Debt Collector Berkelahi dengan Nasabah hingga Tewas

Baca juga: Penagih Utang Tewas Bersimbah Darah setelah Duel dengan Nasabah di Ciputat

"Tersangka sudah diamankan atau dibawa dari rumah sakit ke Polsek Ciputat Timur dan dilakukan pemeriksaan oleh pemeriksa."

"Pelaku mengalami luka-luka di tangan kanan, kiri, serta di kepala," kata Ahmad Mulyono.

Selain itu, kata Ahmad, polisi mengamankan dua barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan dalam penganiayaan tersebut. 

"Untuk barang bukti yang disita dua jenis senjata tajam pisau dan golok," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, penagih utang tewas seketika setelah berduel dengan nasabahnya di Jalan Sahlan RT 03/09, Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu mengatakan, perkelahian itu terjadi antara  penagih utang berinisial MS dan kridittor atau orang yang berutang berinisial CS, pedagang gorengan.

Sarly Sollu menjelaskan, kronologi peristiwa itu terjadi ketika MS melakukan penagihan utang kepada pedagang gorengan, CS.

"Ya memang telah terjadi lokasi di sekitar daerah Ciputat bahwa ada seseorang yang berinsial MS yang bekerjanya menagih kredit harian," kata Sarly di Mapolres Tangsel, Senin (17/1/2022).

"Korban ataupun juga dia sebenarnya pelaku penganiayaan (CS) ini didatangi rumahnya oleh MS untuk menagih sejumlah utangnya Rp 350.000,  kemudian ditagih terhadap CS ini," katanya lagi.

Baca juga: Diduga Ada Delapan Pria yang Keroyok TNI Hingga Tewas di Penjaringan

Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Anggota TNI Tewas Dikeroyok, Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved