Kriminal
Pelaku Penjambretan Ponsel di Pondok Cabe Ilir Babak Belur Dihakimi Massa
Aksi penangkapan penjambret ponsel terhadap seorang anak berusia 10 tahun viral di media sosial Instagram.
Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Aksi penangkapan penjambret ponsel terhadap seorang anak berusia 10 tahun viral di media sosial Instagram.
Video penjambretan ponsel itu berdura satu menit.
Dalam video terekam aksi warga yang sedang menghakimi seorang pelaku perampasan ponsel di Pondok Cabe 4, PondoK Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kanit Reskrim Polsek Pamulang, AKP Iskandar Darsono mengatakan, insiden penjambretan itu terjadi Kamis (20/1/2022) malam.
"Iya ada pelaku jambret hape tertangkap di Pondok Cabe 4 terus dipukulin massa. Kejadian jam 10 malam," kata Iskandar Darsono saat dikonfirmasi, Jumat (21/1/2022).
Baca juga: Seorang Pria Nekad Jambret Ponsel Milik Perempuan yang Sedang Berolahraga di Alam Sutera
Baca juga: Kalung Emas Milik Susana Dijambret saat Berbelanja Sayur Mayur di Serua Ciputat
Dia menjelaskan, peristiwa bermula saat pelaku berinisial J sedang melintas di sekitar Pondok Cabe mengendarai motornya.
Saat sedang melintas di kawasan itu, pelaku melihat korban G sedang bermain gawai bersama teman kelompoknya.
Melihat kesempatan tersebut, pelaku langsung menjambret satu unit ponsel milik G.
"Ini korban usia 10 tahun lagi main hape di pinggir jalan depan warung di Pondok Cabe 4, Cabe Ilir, Pamulang."
"Nah ketika si pelaku ini melintas melihat ada anak kecil main hape akhirnya dia mendekat dan mengambil," ujarnya.
Baca juga: KRONOLOGI Dua Jambret Dihakimi Massa di Serpong, Berawal dari Lihat Handphone Korban di Dasbor Motor
Baca juga: Terjebak di Jalan Buntu, Dua Jambret Handphone Dikeroyok Warga di Jelupang Serpong
Sementara itu, kata Iskandar, motif pelaku nekat menjambret agar dapat membayar rumah kontrakan yang disewanya.
"Kata pelaku dia melakukan itu karena belum punya duit buat bayar kontrakan, melihat ada anak itu terus mengambil hapenya lah," ujarnya.
Dia mengatakan, setelah dihakimi massa, kondisi pelaku mengalami sejumlah luka lebam di wajah dan kepalanya.
"Ya biasa karena dihakimi massa, akibatnya muka lebam-lebam," kata Iskandar Darsono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Jambret1211.jpg)