Tangerang Raya

Sachrudin Klaim Kasus Gizi Buruk di Kota Tangerang Terendah di Provinsi Banten

Salah satu prioritas pembangunan di Kota Tangerang yakni masalah kesehatan sebagai kebutuhan dasar setiap manusia.

istimewa
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat mengunjungi warga di Kampung Jimpitan, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (26/1/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Salah satu prioritas pembangunan di Kota Tangerang yakni masalah kesehatan sebagai kebutuhan dasar setiap manusia.

Hal itu dikemukakan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin hadir pada acara Peringatan Hari Gizi Nasional ke-62 Tahun 2022, Rabu (26/1/2021).

Acara itu mengangkat tema Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas diselenggarakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Pemkot Tangerang.

Serta Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Kota Tangerang yang digelar di Kampung Jimpitan, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper.

"Salah satunya perbaikan gizi, karena dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi sangatlah penting," ujar Sachrudin, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: RSUD Kota Tangerang Buka Layanan Anak Komperhensif untuk Cegah Stunting dan Gizi Buruk

Baca juga: Atasi Stunting Anak, Pemkot Tangerang Bertekad Kurangi Angka Gizi Buruk dengan Membentuk Tim Khusus

Dia mengatakan, pencegahan dan penanggulangan stunting merupakan isu prioritas nasional yang diintervensi di daerah melalui aksi konvergensi stunting.

Menurut dia, seluruh pihak dapat berkontribusi dalam penanggulangan stunting dan obesitas.

Sachrudin menjelaskan, hal itu sesuai  Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 87 Tahun 2019 tentang penanggulangan masalah gizi.

Pihak swasta, perguruan tinggi baik pemerintah dan seluruh komponen masyarakat diharapkan dapat ikut serta dalam penanggulangan masalah gizi.

Tujuannya sebagai upaya pencapaian status gizi yang baik bagi generasi penerus bangsa khususnya Kota Tangerang.

Data survei status gizi Indonesia tahun 2021, kata Sachrudin, menunjukan angka stunting Kota Tangerang terendah se-Provinsi Banten.

"Namun hal ini menunjukkan bahwa masih ada dan harus kita entaskan bersama, demi mewujudkan masyarakat Kota Tangerang yang sehat dan sejahtera," kata Sachrudin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved