Edukasi

Kemajuan Teknologi dianggap Memudahkan Edukasi Mengenai Kanker lebih Tersebar Luas

YKI Peringati Hari Kanker Sedunia Close the Care Gap in Cancer: What, Who and How

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
Healtline
Pejuang kanker harus mengatasi masalah lain selama menjalani perawatan kesehatannya. Bahkan, efek samping perawatan ini bisa menyebabkan percaya diri menurun. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA  – Ada hikmah dari kesulitan. Hal ini terjadi pada pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia. 

Prof. Dr. dr. Aru W. Sudoyo, SpPD-KHOM Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia mengatakan  sejak pandemi kita berada dalam keadaan yang sama sekali tidak pernah terpikirkan sebelumnya yaitu kemajuan teknologi dan komunikasi.

"Hal ini membantu dan memudahkan kami dalam menyebarluaskan informasi kepada pasien kanker," katanya, Jumat (4/2/2022) dalam Hari Kanker Sedunia. 

Tahun ini tema yang diusung adalah Close the Care Gap.

Baca juga: Sebanyak 70 Persen Pasien Kanker Payudara Datang pada Stadium Lanjut

"Kita harus bisa menutup kesenjangan perawatan kanker, bukan hanya sekedar fasilitas akan tetapi juga informasi dan edukasi," imbuhnya. 

"Saat ini yang menjadi masalah di negara kita adalah kurangnya kesadaran deteksi dini, yang menyebabkan angka kanker meningkat. Mari jadikan momentum Hari Kanker Sedunia untuk bergandeng tangan dan berkolaborasi demi mengurangi kesenjangan dalam perawatan kanker," kata Prof. Aru.

Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI mengatakan,  peringatan Hari Kanker Sedunia tahun ini, dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kolaborasi kita untuk memberikan apa yang menjadi prioritas dalam penanganan kanker saat ini.

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah meningkatkan layanan primer kepada masyrakat dengan memberikan edukasi dan informasi yang benar.

Baca juga: Kasus Covid19 Melonjak, SMPN 30 Kota Tangerang dijadikan Ruang Isolasi

Selanjutnya melakukan upaya pencegahan dengan memberikan vaksinasi HPV.

Hal ketiga adalah dengan menyiapkan Rumah Sakit rujukan dengan penguatan fasilitas melalui peralatan dan penangangan yang sesuai standard di seluruh Indonesia.”

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved