Berita Nasional

POROS Nusantara: Polisi Akan Periksa Lagi Saksi Ahli Terkait Kasus Bahasa Sunda Arteria Dahlan

Susana mengatakan pelapor dan para saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik terkait dua pasal yang dianggap tertinggal dalam kasus Arteria Dahlan

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
Anggota DPR RI Arteria Dahlan saat memberikan klarifikasi di depan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dan Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, Kamis (20/1/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, SEMANGGI -- Terkait kasus dugaan diskriminasi anggota DPR RI Arteria Dahlan, Polisi disebut akan memeriksa kembali saksi ahli.

Kali ini saksi ahli  yang diperiksa terkait dua pasal tertinggal yang disebut belum diselesaikan oleh penyidik.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Poros Nusantara, Susana Febriati yang melaporkan Arteria Dahlan karena menegur Kajati yang memakai Bahasa Sunda dalam rapat.

Video: Polisi Bantah Periksa Pelapor Arteria Dahlan

Susana mengatakan, pelapor dan para saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik terkait dua pasal yang dianggap tertinggal dalam kasus Arteria Dahlan.

Mereka diperiksa hampir tujuh jam di ruangan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Selasa (8/2/2022).

Dalam pemeriksaan pelapor dan saksi diberi 19 pertanyaan.

Di antaranya terkait dua pasal tertinggal yang telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat dan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: MABES Polri Akhirnya Akui Keluarkan Pelat Nomor Mobil Arteria Dahlan, Polda Metro Sempat Bantah

Baca juga: PDIP Jawa Barat Beri Sanksi Tegas Terhadap Anggota DPR Arteria Dahlan

Di pelaporan Polda Jawa Barat, pelapor mencantumkan juga dua pasal yakni dugaan tindak pidana undang-undang nomor 40 tahun 2008 yang berkaitan dengan penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan 156 KUHP terkait penghinaan.

"Sedangkan di dalam berkas perkara yang dilimpahkan dari Polda Jabar kepada Polda Metro Jaya di dalam laporan pengaduan hanya dicantumkan dugaan pelaporan tindak pidana yang menyangkut undang-undang ITE," jelas Susana dihubungi Rabu (9/2/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved