Pandemi Covid19

PPKM Level Tiga, Bioskop di Jakarta Barat Harus Tampung Kapasitas Pengunjung 50 Persen

Pemerintah Pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di seluruh wilayah pulau Jawa termasuk DKI Jakarta.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Suasana bioskop di Tangcity Mall 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Pemerintah Pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di seluruh wilayah pulau Jawa termasuk DKI Jakarta.

Dengan adanya PPKM diperketat, maka tempat keramaian mulai dibatasi, satu diantaranya adalah bioskop.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat sudah mengedukasi kepada seluruh pengelola bioskop di wilayahnya.

Tempat nonton layar besar dalam ruangan itu hanya boleh menampung jumlah pengunjung sebesar 50 persen.

Baca juga: Vakum Dua Tahun Akibat Pandemi, Pameran Kain Adi Wastra Nusantara 2022 Digelar di Senayan JCC

Kepala Suku Dinas Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif Jakarta Barat Sherly Yuliana menjelaskan, aturan itu diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron.

"Bedanya dengan sebelumnya, kalau level dua itu bioskop kapasitasnya sekira 70 persen," kata Sherly Kamis (10/2/2022).

Sherly melanjutkan, penerapan aturan itu sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur nomor 118 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Covid-19 dengan kapasitas bioskop 50 persen.

Kemudian, para pengunjung diwajibkan scan barcode peduli lindungi guna membatasi kapasitasnya.

Baca juga: Pandemi mengakselerasi digital terutama sektor perdagangan retail melalui pembayaran

Dalam aplikasi itu juga dapat diketahui masyarakat yang masuk sudah menjalani vaksinasi minimal satu kali.

"Kami mengawasi untuk memastikan para pengusaha bioskop menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tegasnya.

Sherly menambahkan, Satpol PP Jakarta Barat dan PPUKM juga disebar ke seluruh bioskop yang ada di wilayah Jakarta Barat.

Ia berharap seluruh pengusaha bioskop dapat memahami situasi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi sejak akhir Januari 2022. 

"Semoga semuanya menerapkan prokes secara ketat supaya membantu pemerintah memutus mata rantai Covid-19," tuturnya. (m26)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved