Lifestyle

Telemedicine pada Penyandang Diabetes Melitus, Gula Darah Lebih Terkontrol, ini Alasannya

Pemanfaatan telemedicine di era pandemi Covid-19 sudah jadi kebutuhan masyarakat

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
pexels/photomix-company
Pengukuran berkala sangat penting untuk penyandang diabetes melitus 

Ketua Pengurus Besar IDI, dr. Daeng M. Faqih, SH, MH dalam suatu diskusi kesehatan yang diselenggarakan Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan, ada dua hal yang perlu digarisbawahi terkait pelayanan penyakit kronis.

Pertama, rata-rata penyakit kronis lebih banyak menghabiskan pembiayaan di BPJS dan lebih rumit pelayanannya.

 Apalagi penyakit kronis yang tidak rutin diobati akan menjadi lebih berat, menyerap banyak pembiayaan di BPJS serta pelayanannya lebih kompleks.

Baca juga: Puskesmas Pondok Ranji Melayani Telemedicine untuk Warga yang Mau Konsultasi dari Rumah

Kedua, penyakit kronis mempercepat timbulnya penyakit berikutnya yang masuk ke keranjang penyakit degeneratif.

“Kalau kondisi kronis sudah masuk ke penyakit yang bersifat degeneratif, akan menurunkan kondisi sel-sel tubuh dan menurunkan fungsi sel tubuh tersebut yang menyebabkan produktivitas penyandang jauh menurun,” katanya.

Prevalensi DM yang terus meningkat berkontribusi terhadap peningkatan pembiayaan BPJS.

Dilansir dari sehatnegeriku, total biaya penyakit katastropik pada rentang waktu 2014—2016 mencapai Rp 36,3 triliun atau 28

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved