Virus Corona

Penyebaran Covid-19 di Banten dalam Sehari Tembus 7.283 Kasus, Didominasi Tangerang Raya

Dalam dua pekan terakhir ini, kasus Covid-19 di Banten naik signifikan, terutama virus corona varian Omircron.

Tribun Tangerang/Andika Panduwinata
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten tercatat penambahan 7.283 kasus per hari.

Kasus Covid-19 itu didominasi wilayah Tangerang Raya meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengimbau warga untuk disiplin protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, warga mengikuti program vaksinasi Covid-19 untuk antisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.

Pasalnya, dalam dua pekan terakhir ini kasus virus corona atau Covid-19 di Provinsi Banten naik signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, Covid-19 varian Omicron memang relatif menimbulkan gejala ringan.

Namun tingkat penyebaran varian Omicron tersebut lebih cepat dibandingkan dengan varian sebelumnya, varian Delta.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Anak Tertinggi, Polres Tangsel Beri Penghargaan Bhabinkamtibmas Polsek Pondokaren

Baca juga: COVID-19 Terus Meningkat, Pemkot Tangerang Kembali Gelar Razia dan Beri Sanksi Pelanggar Prokes

"Penyebarannya lebih cepat daripada Delta pada gelombang kedua," ujar Ati Pramudji Hastuti, Minggu (13/2/2022).

Tidak hanya itu, kata Ati, saat ini sudah memasuki ancaman Covid-19 gelombang ketiga.

Dia berharap, masyarakat dapat lebih berhati-hati dan terus melakukan protokol kesehatan, serta vaksinasi Covid-19 baik dosis pertama dan kedua hingga vaksin penguat atau booster

"Sudah mulai, puncaknya itu Febuari akhir dan Maret. Ya tapi bisa saja tidak sampai Maret tergantung kepada masyarakat lagi," ucap Ati.

Saat ini, angka kematian dampak Covid-19 masih sangat rendah jika dibandingkan gelombang kedua pada tahun lalu. 

"Kalau yang bergejala ringan tapi ada komorbid, itu disarankan rawat di tempat isolasi terpusat (isoter) yang telah disediakan oleh pemerintah daerah," katanya.

Mayoritas warga yang terpapar Covid-19 varian Omicron tidak menimbulkan gejala sampai bergejala ringan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved