Berita Tangerang

Ahmed Zaki Iskandar Sebut, Penanganan Kanker Payudara di Kabupaten Tangerang Sangat Kompleks

Berdasarkan data RSU Kabupaten Tangerang, sebagai RS rujukan tingkat Provinsi Banten, didapatkan angka penderita kanker payudara di Banten cukup tingg

Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Data Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, sebagai RS rujukan tingkat Provinsi Banten, didapatkan angka penderita kanker payudara di Provinsi Banten cukup tinggi. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Komunitas Peduli Kanker Payudara Kabupaten Tangerang (KPKPKT) dan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menandatangani kesepakatan kerja sama dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia secara virtual di Gedung Pendopo Bupati Tangerang Jalan Ki Samaun Kota Tangerang. 

Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman masyarakat dalam penanganan penyakit kanker payudara di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

Berdasarkan data Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, sebagai RS rujukan tingkat Provinsi Banten, didapatkan angka penderita kanker payudara di Provinsi Banten cukup tinggi.

Pada tahun 2019 saja pasien yang berobat sebanyak 4289 pasien, di mana sekitar 12 persen atau 503 penderita merupakan pasien baru. 

"Kebanyakan dari pasien ini merupakan pasien dengan stadium lanjut yang angka kesakitan dan kematiannya sangat tinggi sekali," ungkap Yuli Zaki Iskandar, Rabu (16/2/2022).

Menurut Yuli Zaki Iskandar yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, edukasi kepada para wanita di Tangerang akan pentingnya melakukan deteksi lebih dini jika mereka merasakan ada gangguan atau mengarah kanker payudara sangat diperlukan. 

Baca juga: Ahmed Zaki Iskandar Gencarkan Vaksinasi Booster untuk Cegah Penyebaran Kasus Covid-19

Baca juga: Beri Teguran Keras ke Anak Buah yang Pamer Uang, Inilah Sosok Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar

"Kita terus memberikan pemahaman kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya para kader PKK desa untuk mendeteksi lebih awal akan gejala dan bahayanya kanker payudara," ujar Yuli.

Yuli Zaki Iskandar berharap melalui KPKPKT ini diharapkan dapat membuka wawasan dan kepedulian tentang kelainan atau keganasan pada payudara khususnya untuk ibu-ibu di Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia, Linda Agum Gumelar mengatakan, data tahun 2020 menunjukan tingginya angka kasus kanker payudara yang menyebabkan kematian.

Menurut Linda Agum Gumelar, hal tersebut cukup memprihatinkan dan menjadi perhatian seluruh stakeholder. 

Baca juga: Ahmed Zaki Iskandar Beri Penjelasan Pengunduran Dirut Pasar Perumda Pasar NKR yang Pamer Uang

Untuk itu, Yayasan Kanker menggandeng Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Komunitas Peduli Kanker Payudara Kabupaten Tangerang dalam rangka menekan angka kematian akibat kanker payudara.

"Penandatanganan kerja sama antara Yayasan Kanker Payudara Indonesia dengan Komunitas Peduli Kanker Payudara Kabupaten Tangerang untuk melaksanakan proyek percontohan dengan tema penguatan kemampuan melaksanakan deteksi dini kanker payudara pada tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang," kata Linda Agum Gumelar.

Linda Agum Gumelar sebagai Ketua YKPI juga sangat mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan dan bangga karena Kabupaten Tangerang merupakan satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang begitu besar kepedulian terhadap permasalahan kanker payudara.

Terlebih lagi dengan adanya dukungan dari Bupati Tangerang yang telah mengeluarkan keputusan untuk membentuk Komunitas Peduli Kanker Payudara Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Ahmed Zaki Iskandar Kumpulkan Seluruh Camat dan Kepala Puskesmas Imbas Kenaikan Covid-19

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved