Diguyur Hujan Deras, Perumahan Elit di GDC Terendam Banjir Setinggi 40 sampai 50 Sentimeter

Hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Kamis (17/2/2022) sore hingga petang area Cluster Lantana Jalan Boulevard, Grand Depok City kebanjiran

istimewa
Hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Kamis (17/2/2022) sore hingga petang membuat sejumlah wilayah di Kota Depok terendam banjir. Satu diantaranya yakni area Cluster Lantana RT 007/RW 007, Jalan Boulevard, Grand Depok City (GDC), Cilodong. 

TRIBUNTANGERANG.COM, DEPOK - Hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Kamis (17/2/2022) sore hingga petang membuat sejumlah wilayah di Kota Depok terendam banjir.

Satu diantaranya yakni area Cluster Lantana RT 007/RW 007, Jalan Boulevard, Grand Depok City (GDC), Cilodong.

Menurut keterangan dari Harry, Ketua RT 007/RW 007, hingga pukul 20.00 WIB, debit banjir berkurang namun masih menggenangi jalan.

Adapun puncak ketinggian banjir terjadi sekira pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Warga Kampung Gaga Jadi Korban Banjir 3 Bulan Terima Bantuan Dapur Umum dan Posko Kesehatan

Saat itu, ujar Harry, ketinggian air di Jalan Boulevard sekira 30 sampai 40 sentimeter. Sementara, ketinggian air di perumahan mencapai 40 sampai 50 sentimeter.

Harry menduga, air bisa menggenangi area perumahan karena efek dari peninggian Jalan Boulevard.  "Otomatis kami lebih rendah, perumahan lebih rendah, jadinya (airnya) tumpah (ke perumahan). Saya biasa di ujung pintu keluar pernah se paha," kata Harry kepada wartawan pada Kamis (17/2/2022), malam. 

Masih menurut Harry, sore itu banjir diperkirakan sepanjang 600 meter.

Dimulai dari pintu masuk Cluster Lantana hingga Kantor BPJS.

Hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Kamis (17/2/2022) sore hingga petang membuat sejumlah wilayah di Kota Depok terendam banjir.  Satu diantaranya yakni area Cluster Lantana RT 007/RW 007, Jalan Boulevard, Grand Depok City (GDC), Cilodong.
Hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Kamis (17/2/2022) sore hingga petang membuat sejumlah wilayah di Kota Depok terendam banjir. Satu diantaranya yakni area Cluster Lantana RT 007/RW 007, Jalan Boulevard, Grand Depok City (GDC), Cilodong. (istimewa)

Genangan air di perumahan mulai surut sekira pukul 17.00 WIB.

Adanya banjir di area cluster disebabkan oleh luapan kali kecil yang letaknya persis di belakang perumahan.

"Jadi meluap karena sampah. Tukang kembang paling parah terdampak karena banyak yang hanyut bunganya," sambungnya.

Banjir di area Cluster Lantana memang kerap terjadi terutama saat musim penghujan. Hal serupa juga terjadi pada Rabu (16/2) kemarin. Pasca Maghrib, hujan deras mengguyur dan menyebabkan banjir sekira pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Sebanyak 28 RT di DKI Jakarta Kebanjiran Akibat Hujan Semalam

"Ketinggian air lebih parah yang hari ini, kemarin di Jalan Boulevard mobil masih bisa lewat. Yang tadI motor saja mogok. Ketinggian air seban motor setengah lebih lah," jelas Harry.

Guna mengatasi penumpukkan kendaraan dan motor mogok yang nekat melintasi banjir, pihak Binmas berinisiatif untuk membuka lajur lawan arah. Jalur dari arah alun-alun menuju Pasar Pucung jadi dua arah.

"Jadi dari yang arah Pasar Pucung ke alun-alun dilewati ke depan BPJS. Dibelokin depan cluster kami. Kalau dulu banjir belum ke jalanan, terus terang agak protes dengan pembangunan jalan," pungkas Harry. (M29)


 

Sumber: Tribun depok
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved