Otomotif

Penjualan Alphard Sempat Nol, Toyota Klaim Peminatnya Masih Tinggi

Pasokan Alphard ke Indonesia mengalami penurunan karena adanya gangguan kegiatan manufaktur di Jepang

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
TAM
Toyota Alphard. Pasokan Alphard ke Indonesia menyusut di awal tahun 2022 karena ada gangguan kegiatan manufaktur di Jepang. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Penjualan multi purpose vehicle (MPV) premium Toyota Alphard di Indonesia sempat mencapai titik nol di awal tahun 2022. Hal ini terjadi karena pasokan Alphard ke Tanah Air juga menyusut.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan, kondisi ini karena adanya gangguan kegiatan manufaktur di Jepang, tempat Alphard diproduksi. "Hanya sedikit gangguan produksi di Jepang. Beberapa kali kami mengalami isu produksi, pengurangan produksi yang berlangsung mulai akhir tahun lalu sampai mungkin awal 2022," katanya dalam konferensi virtual Kamis, (17/2/2022).

"Mudah-mudahan tidak lama lagi akan recover (pulih). Tetapi kalau dari sisi permintaan, masih cukup baik," kata Anton dikutip dari Kompas.com.

Anton tak menyebutkan alasan gangguan dimaksud. Bila mengacu keadaan industri otomotif secara umum, beberapa waktu lalu memang ada hambatan imbas pasokkan komponen cip semikonduktor.

Baca juga: Innova Tabrak Belakang, Dua Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Kondisi tersebut, membuat Toyota serta pabrikan otomotif Jepang lain beberapa kali harus melakukan pengurangan hingga pemberhentian sementara kegiatan produksi.

Selain itu, tersendatnya pasokkan Alphard ke Indonesia juga karena ada masa tunggu impor untuk kode Vehicle Identity Number (VIN) baru. Kode ini sangat dibutuhkan karena Alphard berstatus Completely Built-Up (CBU) atau impor secara utuh dari Jepang.

"Kalau di Januari memang biasa (pasokan mencapai nihil), karena kalau CBU rata-rata kami tidak melakukan impor di Desember karena memang produksi VIN 2021. Sebab biasanya konsumen ingin VIN Code yang baru (2022)," kata Anton.

"Jadi kebanyakan kendaraan VIN kode baru yang diproduksi di Januari itu sampai ke Indonesia pada Februari atau Maret," lanjut dia.

Baca juga: Satgas Pangan Temukan 1,1 Kg Minyak Goreng di Gudang, Diduga Ada Praktik Penimbunan

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraaan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada kuartal IV/2021 secara berurutan Toyota hanya mengimpor Alphard sebanyak 296 unit, 78 unit, dan 0 unit. Padahal pada tiga bulan sebelumnya, alias Juli-September 2021, pasokan Alphard secara total mencapai 1.733 unit. Adapun keadaan suplai nihil tersebut, bertahan hingga Januari 2022.

Di sisi lain, PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan All New Voxy ke Indonesia. Boxy MPV asal Jepang ini hadir dengan ragam perubahan yang membuatnya makin premium.

TAM Voxy
All New Voxy

All New Voxy sudah mengaplikasikan teknologi keselamatan aktif yakni Toyota Safety Sense 3.0 (TSS 3.0). Teknologi keselamatan ini terdiri dari empat fitur yakni Pre-Collision System (PCS), Lane Tracing Assist (LTA), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), dan Automatic High Beam (AHB).

Teknologi keselamatan TSS 3.0 membuat jarak deteksi ke depan lebih luas, baik atas-bawah dan kiri-kanan. Selain itu, deteksi ke depan juga bisa dilakukan untuk obyek bergerak yang lebih luas, bahkan dengan jarak yang lebih dekat. Kedua improvement ini masuk ke dalam aspek teknis pada radar.

Baca juga: Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan Ragam Hidangan Spesial

Sementara pada LTA, terdapat peningkatan teknologi deteksi yang kini menggunakan 3D Recognition, sehingga lebih banyak obyek yang dapat terdeteksi seperti mobil yang sedang parkir, pembatas jalan, hingga garis dan marka jalan.

Pada PCS terdapat peningkatan yang bisa mengurangi kecepatan lebih baik, termasuk saat mendeteksi pejalan kaki dan pesepeda baik saat siang maupun malam. Bahkan bisa mendeteksi pejalan kaki dan pengendara sepeda yang melintasi jalur dari arah berlawanan, juga kendaraan lain dan pengendara sepeda motor yang melintas di persimpangan serta menjadi yang pertama bagi Toyota.

Fitur DRCC juga mendapat peningkatan terkait pengaturan jarak baru yaitu 4 stages, yang membuat Voxy dapat menjaga jarak lebih jauh dari kendaraan di depan. Selain itu ada pengaturan kecepatan yang dapat mendeteksi kendaraan kedua yang berada lebih jauh di depan, sehingga bisa menyesuaikan kecepatan lebih dini dan akurat.

Baca juga: Diduga Ngantuk, Truk Boks Terguling Setelah Menghantam Pembatas di Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono

All New Voxy menggunakan mesin yang memanfaatkan teknologi Dynamic Force Engine layaknya All New Camry. Mesin berkapasitas 1.986 cc, tersebut digadang-gadang menjanjikan performa lebih baik pada segala aspek. Tenaga dan torsi lebih tinggi, yakni 170 PS atau 167 tk pada 6.600 rpm atau naik 11,8 persen dari sebelumnya 152 PS, dan torsi maksimum 20,6 Kgm pada 4.900 rpm, naik 4,6 persen dari sebelumnya yang hanya 19,7 Kgm.

All New Voxy hadir dalam empat pilihan warna, White Pearl, Glitter Black, Sparkling Black Pearl, dan Metal Stream. Sementara banderolnya Rp 558,2 juta untuk New Voxy 1.0 CVT dan Rp 561,2 juta untuk yang premium color. (*)

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved