Sebanyak 102 Rumah Terjual dalam Hitungan Jam, Harga per Unit Mulai Rp 1,7 Miliar
Summarecon Serpong mencatat penjualan 102 rumah di Klaster Leonora, Sabtu (19/2/2022). Klaster Leonora mengusung konsep green and smart living.
Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Ign Prayoga
TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG -- Summarecon Serpong meraih marketing sales senilai Rp 231 miliar atas terjualnya 102 rumah Klaster Leonora hanya dalam hitungan jam.
Rumah tapak atau landed house tersebut dipasarkan mulai harga Rp 1,7 miliar.
Seluruh unit mengusung konsep arsitektur menarik dan ada tambahan attic space yang ideal untuk menyesuaikan kondisi pascapandemi.
Sebanyak 102 unit terjual, terdiri atas tipe lebar 6 dan lebar 7. Seluruhnya terjual pada penjualan perdana melalui sistem penjualan online, Sabtu (19/2/2022).
Baca juga: Situ Rawa Gede Tawarkan Keindahan Alam dan Secangkir Kopi Produksi Lokal
Summarecon Serpong yang merupakan unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk, menggelar penjualan secara online untuk menyesuaikan kondisi saat ini dan menjamin keamanan dan kenyamanan calon konsumen.
Magdalena Juliati selaku Executive Director Summarecon Serpong menjelaskan, Klaster Leonora dihadirkan dengan mengusung konsep green and smart living, jawaban bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian sehat dan ramah lingkungan.
"Kami sangat bersyukur atas respon yang sangat positif atas produk terbaru kami ini. Tahap pertama sebanyak 78 unit terjual habis dalam beberapa jam sehingga langsung dibuka tahap kedua karena masih banyak calon konsumen yang mengantri untuk bisa memilih unit impian mereka, bahkan ada beberapa konsumen yang membeli unit gandeng atau berdampingan," ungkap Magdalena Juliati, Minggu (20/2/2022).
Baca juga: Pengembang Paramount Petals Buka Tahap Ketiga Klaster Canna untuk Keluarga Milenial
Hasil penjualan ini melampaui target kami sebelumnya yaitu senilai Rp 150 miliar yang menjadi bukti bahwa minat konsumen properti atas hunian berkualitas di lingkungan hijau masih tinggi, khususnya produk-produk unggulan dari Summarecon Serpong.
Selain ditunjang oleh faktor pembangunan infrastruktur di kawasan Symphonia, keberhasilan tersebut juga didukung oleh inovasi dalam segi konsep, dengan keunggulan adanya tambahan The Real Attic yang dapat memfasilitasi banyak aktivitas dan produktivitas dalam waktu bersamaan.”
Leonora menjadi hunian yang sangat istimewa karena didesain menarik dan dilengkapi fitur baru yang disesuaikan dengan tren dan aktivitas keluarga muda, salah satunya dalam wujud attic floor atau ruang di lantai atas.
Calon penghuni juga akan menikmati gaya hidup sehat berkat desain arsitektur yang memberikan manfaat sirkulasi udara dan pencahayaan alami menciptakan semangat “Healthy Living”.
Baca juga: Banyak Orang Indonesia Meyakini Pandemi Covid-19 akan Selesai dalam Waktu Satu Tahun ke depan
Selain itu, sejalan dengan tagline dari kawasan ini yaitu “Embrace The Future with Nature Lifestyle”, Leonora akan dilengkapi fitur teknologi pintar yang berwawasan lingkungan, mulai dari solar panel, smart home system hingga smart glass yang akan semakin memberikan kepraktisan bagi penghuninya.
Klaster Leonora menawarkan rumah dengan keistimewaan the real attic, pemanfaatan ruang di bagian atap yang fleksibel dan optimal yang dapat difungsikan menjadi working space, mini library, ruang yoga, mini studio, ruang belajar anak ataupun bahkan dijadikan kamar tidur, dll.
Tidak seperti attic pada umumnya yang dimanfaatkan sebagai ruang tambahan yang dipaksakan, pada Leonora telah didesain sejak awal sehingga menghasilkan ruang yang ideal dan sehat lengkap dengan pencahayaan dan sirkulasi udara alami.
Tidak hanya itu, dengan balutan warna earth tone, infrastruktur termasuk fiber optic internet, smart home system mulai dari Indoor & Outdoor CCTV, Smart Socket, Smart Switch, hingga Door Sensor menambah keistimewaan rumah ini.
Baca juga: Mengembalikan ikon dan Sesuai Kontur, 100 Bibit Pohon Kelapa Ditanam di Kepulauan Seribu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Klaster-Leonora.jpg)