Berita Nasional

KABAR GEMBIRA: Program Kartu Prakerja Gelombang 23 Dimulai, Pemerintah Siapkan Kuota 500.000 orang

Program Kartu Prakerja sejak Kamis (17/2/2022) telah memasuki gelombang 23 dan siap diaplikasikan untuk mencetak para wirausahawan-wirausahawati.

Tribunnews
Pemerintah kembali meluncurkan program Kartu Prakerja demi mendongkrak perekonomian UMKM. Foto: Ilustrasi. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Pemerintah kembali meluncurkan program Kartu Prakerja demi mendongkrak perekonomian usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Program yang dimulai sejak Kamis (17/2/2022) ini telah memasuki gelombang 23 dan siap diaplikasikan untuk mencetak para wirausahawan dan wirausahawati.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program ini membuka kesempatan kepada 500.000 orang untuk berwirausaha dengan syarat, warga negara Indonesia (WNI) berusia 18-64 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan pusat pelatihan maupun wirausaha, salah satunya Bencoolen Coffee.

“Begitu mereka mendapat pelatihan barista dan wirausaha, mereka mendapatkan hak untuk menjual franchise Bencoolen, offline maupun online, dan mereka akan menjadi new entrepreneur,” kata Airlangga Hartarto berdasarkan keterangannya pada Senin (21/2/2022) malam.

Airlangga mengatakan, pada tahun 2021 lalu pemerintah sudah menyiapkan program yang akan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

Baca juga: PERHATIAN! Kartu Prakerja Gelombang 23 Tahun 2022 telah Dibuka, Simak Cara Daftarnya

Baca juga: Cara Membeli Pelatihan untuk Peserta Kartu Prakerja yang Sudah Dinyatakan Lolos

Salah satunya adalah usaha mikro dan UMKM yang menyerap 97 persen angkatan kerja.

Program ini juga akan memberikan alokasi khusus kepada 50.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

“Ini memberikan jaminan kepada mereka karena sudah memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk pekerjaan itu,” ujar Airlangga.

Program Kartu Prakerja juga akan mendorong penawaran dan permintaan tenaga kerja untuk dapat lebih terhubung dalam sistem program ini.

Dengan teknologi digital, Kartu Prakerja mentransformasi layanan publik dan membentuk kebiasaan baru (new normal) bagi masyarakat untuk selalu belajar.

Baca juga: Begini Cara Melihat Kelulusan Kartu Prakerja Gelombang 22 Lewat Dashboard

“Jika telah menyelesaikan pelatihan, manfaatkan fitur ‘rekomendasi pekerjaan’ untuk melihat lowongan kerja yang sesuai kompetensi dan pelatihan yang telah diselesaikan. Penerima Kartu Prakerja dapat memanfaatkan dengan melampirkan sertifikat pelatihan Prakerja untuk melamar pekerjaan,” jelasnya.

Adapun Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja yang terkena PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Bagi yang berminat bisa mendaftar melalui website prakerja.go.id.

Sementara itu CEO Bencoolen Coffee Lucky Widja mengatakan, sebagai perusahaan produk kopi kekinian yang mengolah biji kopi terbaik dari Bengkulu, pihaknya siap memberikan pelatihan barista dan wirausaha kopi.

Baca juga: SEGERA DAFTAR! Kartu Prakerja Gelombang 22 telah Dibuka, Ini Cara, Syarat, dan Manfaatnya

Harapannya para peserta kartu Prakerja bisa terjun ke lapangan usaha dengan kemampuan yang matang.

“Yang membedakan pelatihan kami dengan pelatihan lain adalah kami memikirkan setelah ikut pelatihan program Kartu Prakerja, para peserta mau usaha apa. Mereka betul-betul menerapkan materi pelatihan yang didapat dari program Kartu Prakerja dalam kehidupan nyata,” kata Lucky.

Menurutnya, pelatihan barista dan wirausaha Bencoolen Coffee hadir di Cybers Academy dengan mentor-mentor terbaik, karena itu hasil yang didapat nanti akan menghasilkan talenta sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

Sebagai platform e-learning, Cybers Academy telah membantu lulusan-lulusan SMA atau SMK di Bengkulu agar tidak tertinggal dalam digitalisasi.

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 22 Dibuka, Silahkan Mendaftar Lewat www.Prakerja.go.id

“Ini adalah komitmen Cybers Academy untuk memajukan SDM Indonesia bersama Bencoolen Coffee dan Warkop Digital,” ujarnya.

Dia mengatakan, bersama Warkop Digital, Bencoolen Coffee juga mempromosikan kopi Bengkulu di dalam negeri bahkan sekarang sampai ke mancanegara.

Bengkulu sendiri dikenal sebagai penghasil kopi robusta nasional ketiga.

Menurutnya, alumni pelatihan Bencoolen Coffee nantinya juga bisa menjadi mitra usaha di tiap desa melalui Warkop Digital.

Baca juga: Selamat Bagi Peserta Lolos Kartu Prakerja Gelombang 21, Begini Cara Ceknya Lewat Prakerja.go.id

Bencoolen Coffee memasok kopi ke Warkop Digital di tiap desa dan membangun agen-agen digital dengan warung kopi sebagai tempat kumpul.

Dia menyebut, Warkop Digital menyediakan platform usaha kopi lengkap, bukan hanya menjual kopi unggulan, tetapi juga layanan digital dan UMKM seperti pelatihan, bursa kerja, pemasaran produk unggulan, hingga kreatif hub.

“Bersama Bencoolen Coffee, Warkop Digital siap memfasilitasi alumni peserta Prakerja di 8.000 lebih kelurahan serta 74 ribu lebih desa dari 34 provinsi, higga 514 kabupaten dan kota di Indonesia,” katanya.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menambahkan, mayoritas produksi kopi masih dilakukan secara tradisional, sehingga banyak potensi yang bisa digali melalui UMKM.

Baca juga: JANGAN LEWATKAN! Gelombang 21 Kartu Prakerja Telah Dibuka, Simak Cara Daftarnya

Saat ini Warkop Digital sudah hadir di Malaysia bahkan sampai Kazakhstan.

“Bencoolen Coffee telah membangun kemitraan di 34 provinsi seluruh Indonesia sehingga peluang untuk membuka usaha terbuka lebar,” kata Rohidin. (faf)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved