Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran Geruduk Kantor Gubernur Anies, Sampaikan 4 Tuntutan

Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran menyerahkan surat tuntutan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di di Balai Kota, Jak-Pus, Kamis (23/2/2022).

Tribun Tangerang/Yolanda Putri Dewanti
Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP) menyerahkan surat tuntutan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2022) 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP) menyerahkan surat tuntutan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2022).

Adapun isi surat tersebut berisi tuntutan pencabutan Peraturan Gubernur (Pergub) Pergub 207/2016, membuat peraturan yang mengatur perlindungan HAM warga terdampak penggusuran, serta peta jalan reforma agraria di Jakarta.

4 Tuntutan KRMP yakni ;

1. Cabut Pergub DKI Jakarta No.207 Tahun 2016 tentang penertiban pemukiman atau penguasaan tanah tanpa izin yang berhak.

2. Libatkan masyarakat secara aktif dan seluas-luasnya dalam proses pembuatan aturan.

3. Gantikan Pergub No.207 Tahun 2016 yang sesuai dengan standar Hak Asasi Manusia (HAM).

4. Wujudkan reforma agraria sejati.

Baca juga: Gubernur Anies Bicara soal Nasib Jakarta Pasca-Ibu Kota Dipindah ke Kalimantan Timur

Pantauan Wartakotalive.com, sejumlah pendemo datang ke Kantor orang nomor satu di Ibu Kota ini sekiranya pukul 11.05 WIB.

Para pendemo membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan 'Cita-Cita Kami Ialah Hak Atas Tanah. Jika Tidak Tercapai Setidaknya Kami Punya Cita-Cita'.

'Jangan Rampas Hak Alas Kami, Kami Tidak Butuh Uang Khohiman Tuan'.

Nampak, pula anak-anak ikut hadir dalam demo tersebut dan ikut membawa spanduk yang bertuliskan 'Nggak Bisa Tidur Karena Rumahku Digusur Paksa', 'Melegalkan Penggusuran Paksa' .

Anak-anak juga dilibatkan aksi demo Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP), Kamis (23/2/2022)
Anak-anak juga dilibatkan aksi demo Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP), Kamis (23/2/2022) (Tribun Tangerang/Yolanda Putri Dewanti)

Adapun satu mobil komando berhenti tepat di depan Balai Kota DKI Jakarta, salah satu oraktor pun terus memanggil nama Gubernur Anies, berharap bisa langsung ditemui Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Pihak kepolisian dan Satgas Covid-19 juga turut serta siap siaga menjaga demo hari ini.

Hingga berita ini terbitkan, belum ada perwakilan Pemprov DKI Jakarta yang menemui para pendemo.(m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved