Virus Corona

MULAI 1 Maret 2022 Pemerintah Berlakukan Karantina Selama 3 Hari bagi PPLN Sudah Vaksin Lengkap

Pemerintah akan memberlakukan karantina selama 3 hari bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba di Indonesia.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Ilustrasi Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Selama periode 1-12 Januari 2022 tercatat ada 62.000 orang keluar masuk dari Bandara Internasional Soekarno Hatta. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Bagi para pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN yang tiba di Indonesia, Pemerintah akan memberlakukan karantina selama 3 hari.

Aturan terbaru tersebut akan mula berlaku per 1 Maret 2022. 

"Setelah mendengarkan masukan dari para pakar dan menganalisa data yang ada, maka pada 1 Maret mendatang pemerintahan akan memberlakukan  karantina 3 hari bagi PPLN yang sudah vaksinasi lengkap dan booster," kata Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Minggu, (27/2/2022).

Baca juga: Kelemahan Pengawasan di Bandara Munculkan Mafia Karantina

Baca juga: Mabes Polri Akui Ada Kelemahan Dalam Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan uji coba tanpa karantina bagi PPLN yang datang ke Bali.

Direncanakan, uji coba dimulai pada 14 Maret mendatang.

Meski tanpa karantina PPLN yang datang ke Bali harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Baca juga: Masih Karantina Akibat Covid-19, Riko Simanjuntak Pasti Absen Kala Persija Jakarta Vs Persiraja

Di antaranya yakni PPLN yang datang harus menunjukkan pembayaran booking hotel yang sudah dibayar minimal 4 hari atau menunjukkan bukti domisili di Bali-bagi WNI. 

Selain itu PPLN yang masuk harus sudah divaksin lengkap atau booster. 

PPLN melakukan entry PCR tes dan menunggu di kamar hotel hingga hasil tes negatif keluar.

Setelah negatif PPLN dapat bebas beraktivitas dengan prokes tetap diterapkan.

"PPLN  kembali melakukan PCR tes di hari ketiga di hotel masing-masing," ujar Luhut.

Baca juga: Rachel Vennya Menyesali Apa yang Sudah Dibangunnya Hancur, Akui Salah Kabur Karantina

Luhut mengatakan event internasional yang berlangsung di Bali pada masa uji coba tanpa karantina tersebut akan memberlakukan ketentuan wajib tes antigen kepada peserta setiap hari tanpa kecuali.

"Selain itu akan dilakukan pencabutan kewajiban adanya sponsor penjamin untuk permintaan e-visa turis karena dinilai memberatkan wisatawan asing yang akan masuk," terang Luhut.

Luhut menuturkan, uji coba tersebut dapat dipercepat seminggu lebih awal apabila kasus di Covid-19 di Bali terus membaik.

Baca juga: Asrama Haji Pondok Gede Bakal jadi Tempat Karantina para Jemaah Umroh

"Karena di Bali kelihatannya kemarin kami lihat selama beberapa minggu terakhir angkanya terus membaik," pungkas Luhut.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved