Pandemi Covid19

PPKM Jakarta Turun Level 2, Sekolah di Ibu Kota Masih Terapkan Batasan Maksimal 50 Persen PTM

Legislator DKI Ingatkan Kejadian 706 Sekolah Ditutup karena Covid-19 Jangan Terulang

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Murid-murid SMAN 1 Kota Tangerang melakukan PTM di sekolah, Rabu (9/3/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta diminta untuk berhati-hati jika ingin menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) hingga 100 persen di Jakarta.

Jangan sampai niat pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan justru memunculkan klaster baru.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Idris Ahmad mengingatkan, pemerintah daerah jangan sampai kejadian 706 sekolah yang ditutup karena Covid-19 saat PTM pada Januari-Februari 2020 lalu terulang kembali.

Apalagi banyak aduan dari masyarakat tentang kerumunan para pelajar usai mengikuti PTM di sekolah.

Baca juga: SD dan SMP di Kota Tangerang Bakal Gelar PTM 100 Persen Mulai Selasa Pekan Depan

“Tolong pak Gubernur susun ulang aturan PTM, kalau perlu diperketat karena jangan sampai menciptakan klaster baru lagi,” kata Idris pada Sabtu (12/3/2022).

Idris mengatakan, Pemprov DKI harus membuat aturan yang lebih tepat sasaran.

Dia juga menyoroti secara khusus Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang termasuk kelompok paling rentan terkena Covid-19.

“Selain pengetatan aturan, Pak Gubernur juga harus memperhatikan kesesuaiannya. Pendidikan PAUD itu paling rentan terpapar Covid-19,” ujar Idris.

Baca juga: Pekan Depan, Seluruh SD dan SMP di Kota Tangerang Gelar PTM Secara Hybrid

“Tidak mungkin aturannya dipukul rata dengan tingkat pendidikan yang lain. Kami sarankan, Pemprov DKI membagi PTM menjadi dua sesi. Pagi dan siang. Sehingga, kapasitas ruang kelas dan kesehatan murid, terjaga,” lanjutnya.

Selain itu, Idris juga kembali mengingatkan pentingnya keterlibatan Satgas Covid-19 dalam pencegahan sebaran virus.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved