Minyak Goreng

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Pastikan Harga dan Pasokan Minyak Goreng Aman saat Ramadan

Wagub DKI Ariza mengatakan, persoalan minyak goreng merupakan kebijakan pemerintah pusat dan semuanya pasti sudah diperhitungan dengan baik.

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Antrean warga membeli minyak goreng murah di Jalan Keting, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/3/2022) membeludak. 

TRIBUNTANGERANG.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada pemerintah pusat untuk memastikan harga dan pasokan minyak goreng aman saat bulan Ramadan pada April 2022 mendatang.

Jangan sampai harga minyak goreng kembali melejit dan langka, karena minyak menjadi kebutuhan pokok dalam mengolah makanan.

“Kami berterima kasih dukungan pemerintah pusat terkait subsidi minyak goreng, yang paling penting pertama untuk kepentingan warga adalah ketersediaan pasokan minyak goreng, apalagi memasuki Ramadan,” ujar Ariza di Balai Kota pada Jumat (18/3/2022).

Video: Presiden Jokowi Sidak Minimarket, Rak Minyak Goreng Kosong

“Kedua, harapan warga Jakarta harga minyak goreng bisa terjangkau,” lanjut pria yang juga menjadi Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini.

Menurut Ariza, persoalan minyak goreng merupakan kebijakan pemerintah pusat dan semuanya pasti sudah diperhitungan dengan baik.

Dia mengakui, situasi ini membuat posisi pemerintah dilema, di mana pemerintah harus memastikan ketersediaan minyak goreng yang cukup dengan harga terjangkau.

Baca juga: Emak-emak Serbu Operasi Pasar Murah Minyak Goreng di Pasar Sukabungah Bekasi

Baca juga: HARGA Minyak Goreng Jauh Lebih Murah di Pejagalan, Antrean Warga Membeludak

“Tidak mudah diatur sepihak jadi pemerintah juga harus melihat ketersediaan pasokan kemampuan pengusaha dan daya beli masyarakat, yang paling penting kepentingan masyarakat kecil yaitu minyak goreng curah itu tersedia dan harganya terjangkau,” jelasnya.

Jika harga minyak goreng kemasan dilepas ke pasaran, hendaknya pemerintah pusat memberikan subsidi.

Langkah ini untuk mempermudah masyarakat dengan daya beli rendah dalam membeli minyak goreng.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polri Ungkap Penyebab Minyak Goreng Langka di Lima Wilayah Indonesia!

“Kalau minyak goreng kemasan memang itu harus diserahkan ke mekanisme pasar, itu tugas pemerintah membantu agar harganya bisa tetap terjangkau sekalipun tidak dipatok harga seperti minyak curah,” imbuhnya. (faf)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved