Mau Hidupkan Memberamo, Risma Bangun 2 Wilayah Tertinggal di Papua

Rencana hidupkan Memberamo, Menteri Sosial RI Tri Rismaharini membangun dua kawasan tertinggal di Papua.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Desy Selviany
Rencana hidupkan Memberamo, Menteri Sosial RI Tri Rismaharini membangun dua kawasan tertinggal di Papua. Kedua kawasan itu ialah Apawer dan Sarmi Barat. 

TRIBUNTANGERANG. COM, PAPUA --  Rencana hidupkan Memberamo, Menteri Sosial RI Tri Rismaharini membangun dua kawasan tertinggal di Papua.

Kedua kawasan itu ialah Apawer dan Sarmi Barat.

Di Apawer, Risma menyerahkan bantuan fasilitas air, penanaman bibit pisang, alat pertanian, dan bibit ayam petelur, dan ayam kampung senilai total Rp451.020.000.

Untuk bantuan fasilitas air sendiri antara lain berupa sumur bor dan genset.

Baca juga: Mahasiswa Asal Papua Jadi Tersangka Pemukulan Polisi Ditahan di Polda Metro Jaya

Dalam kunjungannya di Apawer, Sarmi, Risma melihat segala macam kekurangan warga dalam mencapai kualitas hidup yang baik.

Misalnya saja akses jalan yang sebagian rusak dan juga listrik yang belum menyala 24 jam.

Padahal kata Risma, untuk hidupkan Memberamo maka harus hidupkan jalur-jalur lain yang menghubungkan ke Jayapura.

Misalnya saja seperti di Apawer dan Sarmi Barat.

Baca juga: Ingin Bertemu Penderita Gagal Ginjal, Mensos Risma Kunjungi Rumah Singgah di Sunter Agung

"Kalau Memberamo mau berhasil maka yang harus dikembangkan koridornya sampai ketemu ke Jayapura," tutur Risma usai penyerahan bantuan Selasa (22/3/2022).

Akhirnya kata Risma, ia komunikasi dengan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Tanah Papua untuk memfasilitasi penyaluran bantuan pembangunan.

Bantuan mulai dari bidang pertanian beserta alat kelengkapannya.

Diharapkan, saat Apawer dan Sarmi Barat terbangun maka koridor untuk pembangunan Memberamo juga terbangun.

Baca juga: Kader PDI Perjuangan yang Dibahas untuk Pilkada DKI 2024, dari Risma, Ahok, Azwar Anas, dan Gibran

"Jadi truk dari Apawer ketemu Sarmi dan dari Sarmi ada truk dari Jayapura yang akan ambil barang di sini kalau sudah berproduksi," tuturnya.

Kata Risma, untuk Apawer, produksi pertanian yang dikembangkan merupakan bahan makanan pokok sederhana seperti pepaya.

Pepaya grade satu akan dijual dalam bentuk buah satuan,  grade dua akan dibuat kemasan olahan, dan grade tiga akan dimakan.

Maka dari itu, Kementerian Sosial membangun gedung untuk pengolahan buah pepaya dan juga alat penyiraman. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved