Ramadan 2022

Sejarah Islamic Center BSD City Kota Tangerang Selatan Digagas Sejak Era Airin Rachmi Diany

Sebelum menjadi Islamic Center AR-Rahman, kawasan tersebut merupakan bangunan Masjid Ar-Rahman yang dikelola langsung oleh warga sekitar.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Gedung Islamic Center yang berada di Jalan Hanjuang Sektor 11 BSD City, Serpong, Kota Tangsel. 

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meresmikan Islamic Center yang berada di Jalan Hanjuang Sektor 11 BSD City, Serpong. 

Peresmian itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie pada Jumat (1/4/2022). 

Sejarah Islamic Center 

Sebelum menjadi Islamic Center, kawasan tersebut merupakan bangunan Masjid Ar-Rahman yang dikelola langsung oleh warga sekitar. 

"Sebelum adanya Islamic Center ini adalah bangunan Masjid Ar-Rahman terus ada jalan pemisah masjid dengan gedung aula," kata Ketua Yayasan Islamic Center AR-Rahman, Jamaluddin Nasution saat ditemui Tribuntangerang.com di lokasi, Serpong, Kota Tangsel, Rabu (13/4/2022).

Jamaluddin mengatakan, lingkungan tersebut memang telah dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai kawasan Islamic Center. 

Sebab dulu lokasi tersebut memiliki gedung masjid, aula serbaguna, serta sekolah bergenre Islam. 

Baca juga: Menengok Masjid Al-Atiq di Kampung Melayu yang Pernah jadi Tempat Pelarian si Pitung

"Ini dulu juga aula sama sekolah TK sampai SD," ungkapnya. 

Kemudian, dikarenakan lahan yang merupakan aset milik pemerintah daerah, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany kala itu berniat menjadikan lingkungan tersebut menjadi kawasan Islamic Center. 

Pihak Pemerintah Kota Tangsel pun membuka perbincangan dengan Yayasan Masjid Ar-Rahman untuk rencananya tersebut. 

"Setelah ada kesepakatan dari pihak Wali Kota Tangsel ingin membangun Islamic Center tentu kami dengan senang hati ingin dibangunkan masjid besar seperti ini," ungkapnya. 

Baca juga: Lokasi Masjid Agung Al-Ittihad Pernah Jadi Penjara, Jadi Lambang Persatuan, Mengapa?

Jamaluddin mengatakan, rencana tersebut telah disampaikan pihak Pemkot Tangsel pada tahun 2017.

Namun, akibat pandemi covid-19 yang melanda pembangunan pun mundur dari rencana sebelumnya. 

"Itu rencana dari tahun 2017, tapi karena ada pandemi akhirnya rencana pembangunan tahun 2020 mundur," ungkapnya. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved