Tangerang Raya

Pembangunan Masjid Jami Baiturrahmat Demi Terapkan Visi Misi Religius Kabupaten Tangerang

Pembangunan Masjid Jami Baiturrahmat di Kampung Alang Sukahaji, Keboncau, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang

Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan Ungaling Dian
istimewa/dok humas Pemkab Tangerang
Sekda Pemkab Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat melakukan peletakan batu pertama Masjid Jami Baiturrahmat, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. 

TRIBUNTANGERANG.COM, KABUPATEN TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang meresmikan pembangunan Masjid Jami Baiturrahmat di Kampung Alang Sukahaji, Keboncau, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Baiturrahmat, Kamis (19/5/2022). 

Menurut Maesyal Rasyid, pembangunan masjid tersebut sesuai visi misi Kabupaten Tangerang yakni mewujudkan wilayah religius. 

"Sejalan dengan visi misi Pemkab Tangerang mewujudkan Tangerang religius, kita terus membantu sarana keagamaan," kata Maesyal Rasyid, Kamis (19/5/2022).

Dia menuturkan, pembangunan masjid merupakan tanggung jawab bersama agar masyarakat dan jamaah bisa memiliki sarana ibadah memadai dan nyaman.

"Pemkab dan masyarakat terus kita bantu pembangunan masjid Jami Baiturrahmat, sehingga jamaah nyaman khusuk beribadah," katanya. 

Baca juga: Arief R Wismansyah Salat Ied Bersama 10.000 Orang di Masjid Al Azhom, Minta Warga Tetap Waspada

Baca juga: Menengok Masjid Bergaya Modern Berbahan Batu Bata Terracota di Rest Area Km 166 Cipali

Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Baiturrahmat, Sobri mengatakan, bangunan Masjid Baiturrahmat telah berdiri sejak tahun 1989. 

Sejak saat itu jamaah masjid terus meningkat setiap tahun.

Oleh karena itu, DKM terus meningkatkan pembangunan masjid sehingga jamaah bisa nyaman saat beribadah dan melakukan kegiatan keagamaan.

"Selama 33 tahun kita sudah membangun, namun sepanjang masa itu, kita terus melakukan upaya upaya penyesuaian dan peningkatkan untuk memenuhi kebutuhan jamaah dan mulai lapuknya bangunan," katanya. 

Sobri menjelaskan, dana pembangunan masjid yang terkumpul merupakan swadaya masyarakat dan sumbangan sukarela dari jamaah.

"Saat ini kita sudah terkumpul dana 200 juta, namun masih kurangan dana, untuk itu kami mohon bantuan dari pemkab dan jamaah lainnya," kata Sobri.

Sementara hasil dari perhitungan pembangunan Masjid Jami Baiturrahmat membutuhkan dana sebanyak Rp 3,5 milyar. 

"Selain untuk pembelian perluasan lahan masjid, anggaran juga digunakan untuk memugar seluruh bangunan yang sudah tidak memadai," ujar Sobri.

 
 
 
 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved