Penumpang Pesawat di Soekarno-Hatta Tak Wajib Bawa Hasil Negatif Tes Covid

Volume penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, semakin meningkat setelah Lebaran 2022. Per harinya di atas 120.000 orang

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ign Prayoga
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
Suasana di Bandara Soekarno-Hatta. Pada Mei 2022, volume penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta lebih dari 120.000 per hari dan menunjukkan tanda-tanda pulihnya industri penerbangan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, BANDARA -- Volume penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, semakin meningkat setelah Lebaran 2022.

Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi mengatakan, jumlah penumpang pesawat berada di atas 120.000 per hari.

Peningkatan ini menjadi yang terbesar selama pandemi Covid-19.

"Sampai saat ini, pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta masih di atas 120.000 penumpang dalam sehari," ujar M Holik Muardi kepada awak media, Sabtu (21/5/2022).

Baca juga: Q Big BSD City Operasikan Mobil Listrik Tanpa Awak Pengemudi Jadi Transportasi Masa Depan

"Angka penumpang yang kembali naik saat ini, tentu menjadi kabar yang baik dan menggembirakan bagi kita moda transportasi di sektor udara," katanya.

"Karena sejak Pandemi Covid-19 ini kan banyak sektor yang terdampak dari pembatasan, dan di sektor udara juga kemarin mengalami hal itu," imbuhnya.

Holik menilai, situasi yang telah membaik saat ini, dapat kembali meningkatkan aktivitas penerbangan, khususnya melalui Bandara Soetta.

"Untuk masa recovery di sektor moda transportasi udara ini sudah mulai membaik ya kondisinya, semoga bisa lebih baik lagi dan bisa kembali ke kondisi semula," tuturnya.

Lebih lanjut Holik menjelaskan, para penumpang yang telah menjalani Vaksinasi Covid-19 tahap dua ataupun tahap tiga, tidak lagi diwajibkan menunjukan hasil negatif tes Covid-19.

Menurutnya, pelonggaran kebijakan yang ditujukan kepada para penumpang penerbangan tersebut, dilakukan seiring membaiknya Pandemi Covid-19.

"Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terbaru terkait perjalanan dalam negeri, saat ini untuk persyaratan penerbangan telah diberikan kelonggaran atau relaksasi," ucapnya.

"Jadi, bagi penumpang yang sudah menjalani Vaksinasi Covid-19 dosis 2 dan dosis 3 atau booster, tidak wajib menunjukan hasil negatif Covid-19, baik itu tes PCR, atau swab antigen," terangnya.

Penunjukan hasil tes negatif Covid-19 hanya berlaku bagi para penumpang penerbangan dalam negeri yang baru menjalani satu kali Vaksinasi Covid-19.

Untuk penumpang tersebut, diwajibkan untuk menyertakan hasil negatif tes Covid-19 sebelum melakulan penerbangan udara.

"Bagi calon penumpang yang baru satu kali vaksin, wajib menunjukan hasil negatif tes Covid-19 baik PCR maupun Antigen," ungkapnya.

"Untuk masa berlakunya, hasil negatif tes Covid-19 dengan Swa Antigen hanya 1x24 jam, sedangkan tes PCR durasinya hingga 3x24 jam," kata Holik Muardi. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved