Terobsesi Film Porno Hingga Rendahkan Tetangganya, Suherlan Dianiaya Lalu Dibuang ke Danau

Mayat pria di Danau Gawir diidentifikasi sebagai Suherlan. Dia dihabisi karena dianggap merendahkan seorang wanita sesuai menonton film porno.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ign Prayoga
Tribun Tangerang/Miftahul Munir
Konferensi pers kasus pembunuhan di Legok, Kota Tangerang Selatan, di Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2022). Kasus pembunuhan terhadap Suherlan karena pelaku sakit hati karena ucapan korban. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA-- Mayat seorang pria ditemukan warga di mengambang di Danau Gawir, Kampung Dukupinang, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa (31/5/2022).

Beberapa saat kemudian, polisi berhasil mengidentifikasi jenazah itu. Korban adalah Suherlan (59), warga Legok.

Polisi juga telah menangkap pelaku dan mengungkap motif pembunuhan. Pelaku pembunuhan adalah SY (35), tetangga dan rekan Suherlan.

SY memiliki kakak perempuan BU (nama samaran) yang dikenal secara baik oleh Suherlan.

Baca juga: Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sawah Neglasari Kota Tangerang, Ini Ciri-cirinya

Baca juga: Didengar Warga Seperti Suara Kucing, Bayi Penuh Darah di Tepi Sungai Ciliwung Berhasil Diselamatkan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, penganiayaan terjadi seusai SY dan korban menonton film porno di rumah Suherlan.

Film porno tersebut membangkitkan birahi Suherman.

Dia lalu sesumbar berani membayar Rp 300.000 untuk mengencani BU yang merupakan kakak SY.

"Mendengar perkataan itu, SY kesal dan terjadi cekcok di dalam rumah korban," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (2/6/2022).

SY marah karena kakak kandungnya direndahkan oleh Suherlan.

dIA lalu mengambil kapak di belakang rumah korban dan menggunakannya untuk memukul kepala korban.

Suherlan berteriak meninta ampun dan mengatakan ucapan hanya canda.

Tapi karena sudah gelap mata, SY terus menghajar Suherlan hingga korban meninggal dunia.

"Kejadiannya malam, setelah korban meninggal dunia dan pelaku meminta bantuan ke rekannya, MYM (18), untuk merencanakan pembuangan mayat," ujar Zulpan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved