30 Guru SD Kumpul di BKPSDM Kota Tangerang, Ikuti Pelatihan Buat Lembar Kerja Digital

Sebanyak 30 guru tingkat sekolah dasar di Kota Tangerang mengikuti pelatihan membuat lembar kerja digital yang digelar BKPSDM) Kota Tangerang.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ign Prayoga
istimewa
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Sebanyak 30 guru sekolah dasar (SD) dari berbagai sekolah di Kota Tangerang mengikuti pelatihan membuat lembar kerja digital.

Kegiatan tersebut digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, gelaran kegiatan pelatihan tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas tenaga didik di Kota Tangerang sesuai dengan kemajuan zaman.

Pasalnya, bidang pendidikan menjadi salah satu prioritas dari Pemerintah Kota Tangerang, untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Baca juga: Pemkab Tangerang Berikan Insentif untuk 17.810 Guru Ngaji

Baca juga: Harapan Arief R Wismansyah terhadap Kompetensi Guru dan Evaluasi Pembelajaran

"Sesuai dengan perkembangan jaman yang terus meningkat para tenaga pendidik juga dituntut untuk bisa melek teknologi, apalagi era digitalisasi saat ini," ujar Sachrudin, Sabtu (4/6/2022).

"Dengan meningkatnya kualitas guru, maka kegiatan pembelajaran bisa berlangsung secara aktif, kreatif dan inovatif, terlebih harus menyenangkan," imbuhnya.

Dengan digelarnya pelatihan itu, para guru diharapkan dapat lebih optimal dalam kegiatan belajar mengajar bagi para siswa.

Hal tersebut dinilai, dapat mengembangkan potensi yang dimiliki oleh siswa secara komperhensif.

Sebab, para siswa dinilai dapat membangun insan yang mandiri, cerdas dan berwawasan global.

Sebagaimana diketahui, lembar kerja digital memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan lembar kerja sebelumnya yang berupa modul atau buku.

Dengan lembar kerja digital, guru dapat menyertakan gambar, audio, dan media-media lain yang dapat mendukung pembelajaran yang dibutuhkan.

Sachrudin mengungkapkan, para guru yang mengikuti pelatihan dapat memanfaatkan perkembangan teknologi, komunikasi dan informasi terutama pemanfaatan E-Learning sebagai media alternatif pembelajaran.

"Pemanfaatan teknologi secara optimal menjadikan proses pembelajaran berlangsung lebih bervariatif. Sehingga diharapkan proses pembelajaran yang mengedepankan pada pemanfaatan teknologi terus senantiasa diberdayakan dan ditingkatkan demi kemajuan Kota Tangerang," ucapnya. (m28)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved