Tangerang Raya

BPBD Kabupaten Tangerang Hentikan Pencarian Bocah Tenggelam di Muara Kampung Nelayan

Petugas gabungan menghentikan pencarian King Muhammad (5)  yang hilang di muara Perkampungan Nelayan RT 001/01, Rawasaban, Pakuhaji.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan Ungaling Dian
Freepik
Ilustrasi anak tenggelam 

TRIBUNTANGERANG.COM, PAKUHAJI - Petugas gabungan menghentikan pencarian King Muhammad (5)  yang hilang di muara Perkampungan Nelayan RT 001/01, Rawasaban, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, penghentian pencarian bocah yang diduga tenggelam itu ditengarai batas waktu telah terpenuhi. 

Alasannya, proses pencarian dugaan bocah tenggelam itu telah berlangsung sejak menerima laporan tersebut, Senin (30/5/2022).

"Kita sudah hentikan, dari pihak keluarga dan kepolisian juga sudah disampaikan," kata Abdul Munir saat dikonfirmasi Tribuntangerang.com, Senin (6/6/2022).

Bocah laki-laki tersebut dikabarkan hilang oleh keluarga seusai bermain perahu yang sedang bersandar di tepi laut. 

Kala itu, kata Munir, keluarga tak mengetahui keberadaan terlahir sang bocah tersebut dan menduga tenggelam sehabis bermain di kapal yang sedang bersandar itu. 

"Main air dan di perahu jatuh di muara, jadi anak ini antara hilang di perahu sama di darat gitu."

"Cuman memang enggak ada yg lihat bahwa anak itu jatuh di muara. Cuman kata abang dan kakaknya anak ini main di perahu," kata Munir.  

Baca juga: Demi Asuransi Miliaran Rupiah, Wahyu Karang Cerita jadi Korban Tenggelam di Kalimalang, Kini DPO

Baca juga: Tercebur di Kolam Renang Dewasa, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved