Tenggelam

Demi Asuransi Miliaran Rupiah, Wahyu Karang Cerita jadi Korban Tenggelam di Kalimalang, Kini DPO

Demi Klaim Asuransi Miliaran Rupiah, Korban Tenggelam di Kalimalang Sengaja Karang Cerita

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Lilis Setyaningsih
istimewa
ilustrasi - orang tenggelam 

TRIBUNTANGERANG.COM, CIKARANG BARAT -- Pemberitaan berita meninggalnya putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz di Sungai Aare Swiss, menghiasi media massa sepekan lebih sejak kejadian, Kamis (26/5/2022).

Di tanah air, ada pula kejadian tenggelamnya Wahyu Suhada di Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Sabtu (4/6/2022).

Seperti juga Eril, sejak kejadian, jasad Wahyu tidak ditemukan hingga kini.

Namun, rupanya polisi mengungkap fakta baru.

Baca juga: Tercebur di Kolam Renang Dewasa, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam

Kejadian korban tenggelam bernama Wahyu Suhada (35) di Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (4/6/2022) lalu, sekira pukul 03.15 WIB bukan kejadian sebenarnya.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan menjelaskan ternyata kasus kecelakaan yang mengakibatkan Wahyu tenggelam merupakan rekayasa yang sengaja dikarang.

"Dari hasil penyelidikan baik secara saintifik, kemudian data-data lapangan oleh Polsek Cikarang Pusat dan Satlantas Polres Metro Bekasi, menyatakan dan menyimpulkan, memastikan bahwa kejadian kemarin adalah bukan kejadian yang sesungguhnya tapi merupakan kejadian yang direkayasa dan diinisiasi oleh Wahyu," kata Gidion saat rilis ungkap kasus di lokasi kejadian, Senin (6/6/2022).

Ada pun motif dilatarbelakangi karena Wahyu sebagai aktor utama, ingin mengklaim asuransi kematian yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Baca juga: Berenang Bersama Teman-Temannya, Seorang Wisatawan Tewas Tenggelam di Pantai Anyer

"Kenapa mereka menginisiasi melakukan perbuatan tersebut adalah untuk mendapatkan klaim asuransi," ungkapnya.

Gidion memastikan bahwa Wahyu masih hidup meski kini ia masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dalam melakukan aksi tersebut, Wahyu dibantu oleh tiga orang temannya yang memiliki perannya masing-masing.

Mereka pun telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Dua Balita Tewas Tenggelam di Kolam Renang Vila di Lembang

Pertama, Abdil Mulki (37) yang mengaku sebagai orang yang kala kejadian bersama Wahyu saat kecelakaan terjadi.

Padahal, ia sengaja menabrakan motornya ke arah Kalimalang hingga pura-pura pingsan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved