Perampokan

Pura-pura Ajak Test Drive Sebelum Jual Beli Ternyata Pelaku Berniat Merampok Mobilnya

Perampok Mobil di SPBU Ciracas Sudah Ditangkap Polisi, dan Terancam Hukuman Sembilan Tahun Penjara

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Rendy Rutama
Pura-pura akan beli mobil padahal berniat merampok mobilnya 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Proses jual beli mobil dengan orang tak dikenal memang perlu kehati-hatian. 

Pasalnya pembeli ada yang tidak berniat murni membeli tapi hanya ingin mengambil mobil tanpa membayar alias merampok.

Hal ini terjadi di SPBU Ciracas belum lama ini.

Kombes Pol Budi Sartono menjelaskan pelaku perampokan mobil yang terjadi pada Kamis (2/6/2022) sekira pukul 23.00 WIB di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Ciracas, Jakarta Timur terancam hukuman bui selama sembilan tahun, atas dasar penganiayaan dan perampokan.

Baca juga: Polisi Amankan Pelaku Kasus Mayat Dalam Karung di Legok, Motif Perampokan

"Dikenakan 365 dan 351 KUHP, karena sudah kekerasan dan penganiayaaan ancaman (penjara) 9 tahun," ujar Budi pada awak media.

Kejadian tersebut berkedok transaksi jual beli mobil dengan melakukan test Drive kepada korban berinisial LN dan pelaku RA.

Bermula saat LN mempromosikan mobil nya melalui sosial media dengan type kendaraan Honda Civic, memiliki nomor polisi B-1460-TAE, dengan memiliki warna abu metalik.

Selanjutnya, RA datang menuju kediaman korban dengan dalih ingin membeli kendaraan yang dijual tersebut.

Baca juga: Polisi Klaim Tak Ada Baku Tembak pada Kasus Perampokan Alfamart Pagedangan

Budi mengungkapkan, pelaku ternyata sudah pernah beberapa kali datang kerumah RA dengan niat serupa, dan kerap melakukan test Drive juga.

"Sudah empat kali datang, pertama tanggal 16 Mei, 18, 20 dan terakhir tadi malam. Tujuan datang untuk bertransaksi kendaraan menanyakan, test drive.  Setiap test Drive mobil, korban selalu ikut di mobil itu. Dari tiga hari berturut-turut ikut terus," tutur Budi. 

Niat pelaku dirasakan Budi sudah memiliki keinginan bawa kabur mobil sejak beberapa kali, namun situasi yang diduga tidak memungkinkan.

"Ini mungkin yang awalnya mau bawa kabur mobil, tapi tidak bisa karena korban selalu ada di dalam mobil tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Sekuriti Bank BJB Ungkap Kronologis Penggagalan Perampokan yang Ditembaki Airsoft Gun

Pada Kamis (2/6/2022) pelaku datang ke rumah korban, untuk selanjutnya mereka pergi ke SPBU Ciracas dengan menggunakan mobil korban.

Pelaku meminta ke tempat tersebut dengan alasan untuk menarik tunai yang nantinya akan diberikan ke pelaku sebagai tanda pembelian mobil.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved