Taman Ismail Marzuki

Dewan Kesenian Jakarta 2022, Hadirkan  Pameran Arsip dan Koleksi Seni di Taman Ismail Marzuki

Dewan Kesenian Jakarta 2022, Hadirkan  Pameran Arsip dan Koleksi Seni di Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat

istimewa/Dok Jakpro
Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, direvitalisasi Pemprov DKI Jakarta yang pelaksana revitalisasi dilakukan PT Jakpro. Namun, para seniman dianggap tidak ikut dilibatkan dalam revitalisasi TIM. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) sudah menyiapkan program kesenian di Taman Ismail Marzuki (TIM) salah satunya Pameran Arsip dan Koleksi Seni DKJ bertajuk "CIPTA! Kapita Selekta Cikini Raya 73".

"Pameran Arsip dan Koleksi ini melihat bagaimana sejarah TIM dari awal, dimana beberapa fase perjalanan TIM itu dapat dibaca di pameran nanti oleh masyarakat yang berkunjung," kata Ketua Komite Seni Rupa DKJ Aidil Usman saat konferensi pers di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini,
Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2022).

Sebagai informasi, Pameran akan berlangsung pada 18 Juni - 16 Juli 2022 di Galeri Lantai Satu, “Gedung Panjang”, Taman Ismail Marzuki.

Aidil mengatakan bahwa pameran ini merupakan sebuah pengingat dan penghormatan terhadap kiprah DKJ dalam dunia seni rupa.

Baca juga: Taman Ismail Marzuki Siap Hadirkan Wajah Baru Pasca Direvitalisasi, Ruang Hijau Capai 27 Persen

Baca juga: Pembangunan Revitalisasi Tahap I Taman Ismail Marzuki hampir Rampung

Hal ini sekaligus menandai era baru DKJ dan TIM agar dapat meneruskan semangat dan kontribusi para perintisnya terhadap perkembangan wacana, ekosistem, dan diseminasi seni rupa.

Aidil menambahkan bahwa di pameran ada sekitar 60 karya lukis dari para maestro seperti Nashar dan S. Sudjojono, dan ada sekitar 70 karya poster yang juga akan dipamerkan di sana.

"Yang menarik lagi, di pameran ini ada karya dari komunitas, mencoba mengolah arsip-arsip itu menjadi literasi, Jadi pembukaan hari ini dapat  melihat arsip tersebut dan memperlakukannya dalam konteks kekinian atau keterbaharuan," tutur Aidil.

Sementara itu, Komite Seni Rupa berencana menggelar program penerbitan buku seri wacana seni rupa, kemudian laboratorium perspektif perempuan perupa, dan pameran seni rupa publik. (M32)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved